Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ingin Menjadi Komika yang Menghibur? Ini Dia Kunci Sukses di Dunia Stand Up Comedy

Winda Atika Ira Puspita • Senin, 1 Juli 2024 | 17:54 WIB

 

Ilustrasi Stand Up Comedy.
Ilustrasi Stand Up Comedy.

RADAR JOGJA - Hidup sering kali penuh dengan emosi yang bercampur aduk, dan dari emosi inilah manusia dapat belajar untuk menata kehidupan yang tenang serta berbaur dengan masalah.

Melalui berbagai tantangan, manusia dapat mengungkapkan rasa emosi dan kekecewaan untuk diceritakan kembali sebagai kisah yang menghibur, penuh dengan emosi campur aduk.

Tantangan hidup membantu manusia memahami bahwa kehidupan harus memiliki arus yang memberikan semangat dan terus berjalan.

Menjadi stand up comedian tidak jauh berbeda. Seorang komika harus mampu menceritakan kisah hidupnya dengan teknik yang berbeda, sehingga cerita yang disampaikan memiliki kesan yang unik dan lucu bagi pendengarnya.

Stand up comedy tidak hanya tentang menghibur, tetapi juga menyampaikan pandangan hidup melalui humor.

Salah satu stand up comedian yang berhasil melakukan ini adalah Marshel Widianto. Dikenal dengan materi yang baru, unik, dan lucu, Marshel sering muncul di layar kaca Indonesia.

Baru-baru ini, ia menjadi sorotan media karena diusung sebagai bakal calon Wakil Walikota Tangsel.

Bagaimana caranya menjadi stand up comedian yang lucu dan sukses seperti Marshel Widianto?

Menurut berbagai sumber, stand up comedy adalah seni pertunjukan komedi yang dilakukan oleh satu penampil atau komika.

Pandji Pragiwaksono (2012) menyebut bahwa stand up comedy berangkat dari observasi, memotret fenomena sosial, menganalisis, dan membahasnya secara monolog yang lucu.

Komunitas stand up comedy Indonesia yang dipelopori oleh Ernest Prakarsa, Raditya Dika, Isman HS, Ryan Adriandhy, dan Pandji Pragiwaksono pada tahun 2011 mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Komunitas ini melahirkan komika-komika baru, termasuk Marshel Widianto.

Berikut adalah beberapa tips untuk menjadi komika sukses yang dapat menghibur seperti Marshel Widianto:

1. Pilih Tema atau Topik yang Akan Diangkat

Untuk menjadi komika yang menghibur dan sukses, penting untuk memilih tema dan topik yang jelas serta merancang kerangka pembicaraan agar materi tidak melebar ke mana-mana.

2. Manipulasi Penonton dan Berikan Punchline

Biarkan penonton larut dalam cerita sebelum memberikan kejutan yang kontras, yang dapat membuat mereka tertawa. 

Kejutan ini harus bisa membuat mereka tertawa. Jika tidak, penonton akan terlena, bosan, dan susah mengantisipasi cerita yang di luar dugaan.

3. Amati Kehidupan Sehari-Hari

Inspirasi dapat datang dari rutinitas sehari-hari, dari situasi lucu hingga momen-momen absurd yang bisa dijadikan materi stand up comedy.

4. Berikan Momen Tepat untuk Kejutan

Timing adalah kunci. Lemparan komedi yang tepat waktu dapat membuat penonton tertawa tanpa harus menunggu terlalu lama.

Jika terlalu lama, penonton akan berekspetasi akan terjadi gurauan lucu, dan akan menunggu sampai bosan yang pada akhirnya penonton akan meninggalkan komika, sebelum punchline keluar.

Baca Juga: Pasokan Es Balok Minim, Sebabkan Ikat Tangkapan Nelayan Gunungkidul Mudah Busuk

Maka dari itu komika dituntut untuk bisa mempersingkat materi untuk bisa melakukan efisiensi waktu agar komedi bisa segera muncul di awal dan berentetan setelahnya.

5. Jadikan Dirimu Karakter yang Unik

Membuat karakter yang unik dan menarik dapat membuat penonton penasaran dan terhibur, seperti yang dilakukan oleh Dodit Mulyanto.

Ia menggambarkan dirinya sebagai turunan bangsawan Eropa yang pandai memainkan biola, tetapi penonton tau, bahwa Dodit hanya membual semata tentang asal-usul tersebut.

Karakter kuat ini yang disukai oleh penonton sebagai: insecure, socially awkward, dan irasional.

6. Kenali Audiens

Materi yang disampaikan harus relate dengan audiens, baik itu anak muda, orang tua, mahasiswa, atau pekerja.

7. Gunakan Gestur dan Mimik Wajah yang Familiar

Gestur dan mimik wajah yang lucu dapat membuat lelucon lebih efektif dan menghibur. Gunakan gestur yang familiar untuk orang banyak dan padukan dengan parodi.

8. Kembangkan Set-Up dan Punchline

Bangun set-up yang kuat untuk mempersiapkan punchline yang mengejutkan dan lucu.

Set-up adalah bagaimana seorang komika membangun kisah atau ide, sedangkan punchline adalah bagian yang berisi lelucon tajam yang diakhiri set-up dengan tawa.

Seorang komika juga harus bisa beradaptasi dan selalu menghadirkan materi yang fresh.

Selain itu, latihan terus-menerus diperlukan untuk tampil di depan umum. Setelah melalui latihan dan tes open mic, komika dapat mengembangkan dan merevisi materi yang membuat gelak tawa penonton.

Jadi, apakah Anda tertarik menjadi komika? (Bayu Prambudi Susilo)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#komika #pandji pragiwaksono #Calon Wakil Walikota Tangsel #unik #lucu #raditya dika #ernest prakarsa #Ryan Adriandhy #Marshel Widianto #komedi #stand up comedian