Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Leo Pictures Tarik Materi Promosi Film Kiblat Setelah Mendapat Kecaman atas Eksploitasi Agama Islam

Cici Jusnia • Selasa, 26 Maret 2024 | 19:40 WIB
Poster film Kiblat. (Dok. Leo Pictures)
Poster film Kiblat. (Dok. Leo Pictures)

RADAR JOGJA - Banyaknya film horor yang memanfaatkan unsur agama dalam plotnya kembali menuai kritik dari berbagai kalangan.

Kontroversi terbaru muncul seiring dengan perilisan poster film "Kiblat" yang dianggap oleh sejumlah pihak sebagai penyalahgunaan terhadap simbol-simbol agama Islam.

Meskipun film tersebut belum diputar secara resmi, kritik telah bergema dari berbagai pihak, termasuk Sutradara Gina S. Noer dan Ketua Bidang Dakwah MUI, Cholil Nafis.

Sutradara Gina S. Noer, pekan lalu, mengemukakan pendapatnya terkait film-film yang mengangkat unsur keagamaan dalam ceritanya.

Meskipun ia menyatakan bahwa tidak masalah bagi sebuah film untuk membahas tentang kepercayaan dan keyakinan agama, namun dia menegaskan bahwa penggunaan ritual keagamaan yang suci untuk menciptakan momen ketakutan dan seram adalah hal yang disayangkan.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua Bidang Dakwah MUI, Cholil Nafis, yang secara khusus menyoroti film "Kiblat" tanpa melihatnya secara keseluruhan.

Dilansir dari Jawa Pos pada Selasa (26/2), Cholil mengecam penggunaan judul dan poster yang dianggap tidak sesuai dengan esensi agama Islam, terutama karena potret perempuan dalam mukena yang dapat disalahartikan sebagai gerakan salat atau rukuk.

Menurut Cholil, hal ini dapat memengaruhi pandangan masyarakat terhadap agama Islam dan memicu propaganda negatif.

Selain itu, Cholil juga menyoroti tren film horor yang menggunakan tema Islam dan menuduhnya sebagai kampanye hitam terhadap ajaran agama.

Pimpinan YPI Baitul Hikmah, Hilmi Firdausi, juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penggunaan judul dan poster yang menimbulkan kesan bahwa Islam sebagai agama yang menakutkan.

Bukan hanya kontroversi terkait judul dan poster, sinopsis "Kiblat" juga menjadi sorotan karena dianggap terlalu sensitif.

Ceritanya mengisahkan perjalanan seorang anak perempuan yang berusaha keluar dari kesesatan dan menyadari bahwa ajaran agama yang diajarkan oleh ayahnya merupakan kesesatan.

Baca Juga: Tidak Banyak Orang Yang Tahu! Buah Duku Ternyata Kaya Akan Manfaat Untuk Kulit

Menyikapi kontroversi ini, tim produksi dari Leo Pictures telah menarik semua materi promosi film "Kiblat", termasuk poster dan trailer, meskipun sebelumnya telah merilisnya di berbagai platform media sosial.

Meski belum ada kepastian mengenai tanggal rilisnya, Leo Pictures memastikan bahwa film "Kiblat" akan tayang tahun ini. Terkait dengan kritik yang terus mengalir, mereka memilih untuk menahan diri dari memberikan komentar lebih lanjut.

Editor : Bahana.
#kiblat #film kiblat terancam diboikot #Film Horor Kiblat #Film Kiblat #film kiblat tuai kontroversi #kontroversi film kiblat