RADAR JOGJA - Ustad Hilmi Firdausi mengecam poster film Kiblat yang dianggapnya melecehkan gerakan sholat.
Dalam poster tersebut, gerakan rukuk diubah menjadi posisi kepala menghadap ke atas dengan wajah menyeramkan.
Dilansir dari Jawa Pos, Ustad Hilmi mengatakan bahwa gerakan sholat yang merupakan salah satu hal yang disebut suci karena hal tersebut merupakan salah satu cara beribadah bagi umat Islam.
Menurutnya hal tersebut tidak patut jika digunakan untuk menambah kengerian di dalam suatu film.
Ustad Hilmi merasa harus mengungkapkan kritikanya tersebut karena bukan satu film saja yang memanfaatkan ibadah keagamaan yang disebut suci untuk sebuah film horor dan dibuat tidak sesuai dengan ritual ibadah aslinya, serta di buat - buat supaya menghidupkan kesan horor.
Menurut Ustad Hilmi para produser film Indonesia sebaiknya tidak lagi membuat film horor yang mengeksploitasi ritual keagamaan yang sekiranya menambahkan atau mengubah suatu ritual keagamaan.
Dia menilai film seperti itu tidak mendidik dan bahkan dapat membuat orang takut beribadah.
Dia mendorong para filmmaker untuk membuat film religi yang berkualitas atau film menghibur.