RADAR JOGJA - Artis Dinda Kirana akui takut menikah meski dirinya pernah menjalin asmara dengan pria bernama Naufal Samudra.
"Ibarat menikah, tapi saya tidak ingin gejolak batin yang timbul dalam pernikahan. Karena menurut saya pernikahan itu banyak sisinya," kata Dinda dikutip dari genzdaily.com.
Ya, perempuan debngan nama panjang Dinda Kirana Sukmawati itu diketahui menjalin hubungan dengan Naufal Samudra sejak tahun 2023 lalu.
Namun pada awal Februari 2024, hubungan asmaranya dengan pemeran sekaligus model, Naufal Samudra kandas.
Meski begitu, keduanya masih saling mendukung.
Terlihat dari kedua media sosial mereka, masing-masing masih menyimpan foto dan video kebersamaan mereka.
Dinda mengaku saat ini dirinya dan mantannya itu sedang fokus menata karir dan proyek yang dikerjakan masing-masing
Lantas Dinda pun menjelaskan alasan dirinya takut terhadap pernikahan, karena memahami sisi masing-masing tidaklah mudah.
Dia pun mengumpamakan, jika dirinya sudah menikah kemudian tinggal bersama dengan pasangan bertahun-tahun. Bahkan bisa saja sesama masing-masing belum mengetahui penuh karakter pasangannya.
"Kami sudah tinggal bersama pasangan kami selama bertahun-tahun dan kami mungkin tidak tahu siapa anda (pasangan,Red)," kata Dinda.
Mempelajari karakter pasangan menurut Dinda tidaklah mudah.
Dinda mengaku tak pernah punya cukup waktu untuk mengenal seluruh karakter pasangannya.
Hal ini membuat Dinda takut, namun di sisi lain menjadikan Dinda usia yang tepat untuk berumah tangga.
"Bingung menggabungkan cara berpikir, visi dan misi-Nya," ungkapnya.
Misalnya dalam hal memenuhi kebutuhan.
Namun dirinya juga tak menampik, untuk menjalani pernikahan karena diburu usia.
"Satu sisi menakutkan bagi saya, tetapi sisi lain seperti semakin tua," tambahnya.
Namun Dinda tidak menceritakan alasan hubungannya dengan Naufal berakhir.
Kendati begitu, pernyataan dara kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat ini pun menjadi sorotan publik.
Hal ini membuat netizen berspekulasi 'takut menikah' menjadi penyebab hubungan Dinda Kirana dan Naufal Samudra berakhir. Benarkah begitu?
Editor : Meitika Candra Lantiva