RADAR JOGJA - Taylor Swift diketahui mendarat di Melbourne, Australia, pada Jumat 16 Februari 2024 pukul 00:49 waktu setempat.
Melansir dari soclyfe, Kedatangannya ke Negeri Kangguru ini adalah bagian dari tur "The Eras Tour" yang akan digelar di Melbourne dan Sydney.
Swift memilih menggunakan jet pribadi mewah jenis Bombardier Global 6.000, dengan kapasitas 17 penumpang dan daya jelajah hingga 11.112 kilometer (km), lengkap dengan berbagai fasilitas mewah.
Banyak orang bertanya-tanya, mengapa jet pribadi seperti yang digunakan oleh Taylor Swift bisa lebih cepat daripada pesawat komersial biasa?
Menurut ahli aviasi, Geoffrey Thomas, jet pribadi memang didesain untuk terbang 50-60 km lebih cepat daripada pesawat jet biasa.
Pesawat Bombardier Global 6000 yang disewa Swift merupakan salah satu jet eksekutif terkemuka di dunia, menawarkan penerbangan selama 13 jam, ruang untuk tujuh penumpang yang tidur, dan panjang kabin sebesar 14.8 meter.
Salah satu keuntungan terbesar jet pribadi adalah kemampuannya untuk terbang di ketinggian 50.000 kaki, lebih tinggi dari pesawat komersial yang terbang di ketinggian 35.000 kaki.
Hal ini memungkinkan jet pribadi untuk menghindari lalu lintas udara konvensional, sehingga dapat langsung menuju tujuan tanpa hambatan, yang pada akhirnya mempercepat waktu penerbangan.
"Bodi pesawat jet pribadi yang terbuat dari serat karbon, bukan aluminium, dan desain integritas strukturalnya, memungkinkan pesawat terbang lebih tinggi dan lebih cepat," kta Geoffrey.
Selain itu, terbang dengan jet pribadi juga berarti mendapatkan layanan VIP sepanjang perjalanan, dimana penumpang dapat melewati keamanan dan bea cukai secara langsung di pesawat.
Namun, terlepas dari kecepatan dan kenyamanannya, jet pribadi juga menyumbang emisi gas karbondioksida (CO2) yang cukup besar.
Swift melakukan penerbangan dari Los Angeles, Amerika Serikat, ke Honolulu, Hawaii, sebelum akhirnya ke Melbourne, Australia, dengan jet pribadi tersebut.
Swift dan selebritas dunia lainnya beberapa kali mendapat kritik karena menggunakan jet pribadi untuk bepergian selama tur.
Menanggapi hal ini, Swift menyatakan telah membeli dua kali lipat jumlah kredit karbon untuk mengimbangi emisi dari tur "The Eras Tour"nya.
Ditengah kritik terhadap penggunaan jet pribadi oleh selebritas, Geoffrey berpendapat bahwa kritik tersebut tidak adil, menyebut bahwa selebritas, eksekutif perusahaan besar, VIP, politisi, dan orang penting di militer, memiliki berbagai alasan untuk menggunakan jet VIP.
Keamanan menjadi salah satu alasan penting, terutama mengingat beberapa selebritas juga menerima ancaman pembunuhan.
Dengan kedatangan Swift ke Australia setelah tengah malam, dampak terhadap keamanan dianggap minimal.