RADAR JOGJA - Sebuah pengungkapan kontroversial muncul dari mantan pegawai perusahaan yang dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo.
Pernyataan tersebut tidak lepas dari partisipasi Hary Tanoesoedibjo dan keluarganya sebagai Calon Legislatif (Caleg).
Informasi ini dibagikan oleh seorang mantan pekerja melalui akun Twitter @yozariam pada Rabu, 3 Januari 2024.
Menurut pengungkapan tersebut, mantan pegawai yang masih belum diidentifikasi mengungkapkan bahwa Hary Tanoesoedibjo dan keluarganya terlibat dalam praktek bisnis yang merugikan karyawan.
Salah satu poin yang mencuat adalah pengakuan dari dubber kartun Spongebob, yang mengungkapkan bahwa meskipun telah memberikan kontribusi sejak tahun 2006, ia hanya dibayar Rp200 ribu per tayangan.
Bahkan, tayangan tersebut telah diunggah di platform TV kabel Netflix tanpa memberi tahu para pengisi suara.
"Gua dan bokap nge-dubbing Spongebob sejak 2006 di gl**** TV. Ya dibayar Rp200 ribu per hari. Dan per hari ini aja Spongebob tayang 8 jam sehari. Sejak 2006," ungkap mantan pegawai melalui akun Twitter-nya.
Pengisi suara Spongebob juga menegaskan bahwa mereka tidak diberi kabar tentang tayangan kartun mereka di Netflix.
"Bahkan tanpa kami dikabari, musti kami yang cari tau, sampe musti membuktikan sendiri, dubbingan itu tayang di Netflix," katanya.
Para pengisi suara merasa tidak dihargai dan hanya mendapatkan gaji Rp200 ribu, sementara tayangan mereka sangat sukses.
Editor : Bahana.