RADAR JOGJA – Pengisi suara pada film coco (2017), Ana Ofelia Murguia meninggal dunia Senin (1/1).
Pengisi suara sebagai Mama Coco ini meninggal di usia ke-90.
Berita duka itu di sampaikan Mexico’s National Institute Of Arts And National Theater Company.
Belum ada informasi jelas penyebab meninggalnya Ana Ofelia namun perwakilan Mexico’s National Institute Of Arts And National Theater Company mengakui bahwa Ana Ofelia adalah salah satu Aktris terbaik Meksiko.
Disebutkan pula, bahwa Ana Ofelia Murguía memainkan peran kunci dalam film animasi yang bercerita tentang cerita rakyat, budaya, dan tradisi Hari Orang Mati di Meksiko tersebut.
Tidak hanya itu, Ana Ofelia Murguía merupakan bagian dari pemeran tetap Perusahaan Teater Nasional Meksiko, yang karir artistiknya sangat penting bagi seni pertunjukan negara tersebut.
Melansir dari New York Post, Menteri Kebudayaan Meksiko, Alejandra Frausto Guerrero menyatakan bahwa kepergian Ana Ofelia meninggalkan kenangan bagi industri perfilman Meksiko, sebelum Ana Ofelia menjadi pengisi suara di film Coco Ana Ofelia adalah seorang aktris yang di segani di meksiko.
Ana Ofelia Murguía juga memegang rekor penerima nominasi Aktris Terbaik terbanyak di Ariel Awards.
Sang aktris dinominasikan sebanyak enam kali, dan berhasil membawa pulang piala pada 1979, 1986, dan 1996.
Pengisi suara Mama Coco ini sendiri sudah debut sebagai Aktris sejak tahun 1954 Dan debut pertamanya di layar lebarnya di mulai pada tahun 1964.
Selanjutnya film yang berhasil mengisikan suaranya Coco meraih penghargaan Best Animated Feature dan Best Original Song “ Remember Me” pada Oscars tahun 2018.
Pada April 2023, Universitas Otonomi Nasional Meksiko menganugerahi Ana Ofelia Murguía Medali Ingmar Bergman karena memberikan ‘kesan mendalam’ pada film dan teater Meksiko.
Dalam pidato penerimaannya, Ana Ofelia Murguía menunjukkan kerendahan hatinya yang khas, dengan bertanya “Mengapa saya?”
I sangat mensyukuri dan merasa cukup dengan semua penghargaan dan pujian yang telah ia dapat sampai saat ini. (Renal Fabriansyah/Radar Jogja)
Editor : Bahana.