RADAR JOGJA – Adanya gelombang serangan siber baru – baru ini yang menargetkan pengembang game, Valve. aruskan pengembang di platform distribusi digitalnya untuk mengonfirmasi identitas mereka melalui SMS.
Dilansir dari gamedaim, melalui akun X @simoncarless pada 11 Oktober 2023, pendiri dari GameDiscoverCo memposting sebuah screenshots pesan dari Valve.
Dalam screenshots terlihat adanya pesan dari pengembang yang terkena dampak akunnya diretas dan digunakan untuk menambahkan malware ke dalam pembuatan game.
Valve menambahkan ada kurang dari 100 pengguna Steam yang mengunduh game tersebut ketika malware ditambahkan dan mereka telah diberitahu secara langsung mengenai risiko tersebut melalui email.
Mulai 24 Oktober 2023, pengembang Steam akan diwajibkan untuk melewati pemeriksaan otentikasi dua faktor sebelum memperbarui cabang default dari game yang sudah rilis.
SMS menjadi satu cara untuk menerima kode dua faktor, pengembang harus mendaftarkan nomor ponsel jika ingin memperbarui versi utama game mereka.
Valve mengatakan bahwa mereka telah melihat peningkatan serangan canggih yang menargetkan akun pengembang di Steam.
Valve berencana menambahkan pemeriksaan keamanan dua faktor ke backend Steam lainnya di masa mendatang. (Juliana Belence/ RADAR JOGJA)
Sumber : gamedaim.com dan sea.ign.com
Editor : Bahana.