RADAR JOGJA - Belakangan serial TV “The Wheel of Time" mendapat sorotan publik dalam dunia hiburan.
Diadaptasi dari 15 novel fantasi epik mahakarya Robert Jordan. Series ini berkisah tentang peperangan epik antara kekuatan cahaya dan kekuatan kegelapan.
Berlatarkan dunia fantasi,The Wheel of Time mengisahkan perjalanan untuk mencari sosok yang diramalkan sebagai The Dragon Reborn untuk melawan Kegelapan.
Series ini mendapatkan banyak pujian oleh para Kreator dan penggemar. Respon posuitif juga ditujukan pada penyutradaraan yang dinilai cermat.
Tak hanya itu, keterampilan para aktor serta sinematik yang detail sangat memukau. Mereka sukses membawa dunia fiksi yang kompleks ke layer kaca.
Dilansir oleh in-game name (IGN), Serial ini menjadi salah satu serial termahal yang diproduksi Amazon Studios abad ini.
“Wheel of Time adalah salah satu seris termahal yang pernah kami produksi," ucap Vernon Sanders, wakil kepala Tv di Amazon Studios.
Bahkan digadang-gadang serial TV ini mengalahi series populer “The Lord of the Rings”.
Dilansir oleh Fansided, Season perdana The Wheel of Time menghabiskan biaya 80$ juta dollar AS. Sedangkan Season perdana “The Lord of the Rings” menghabiskan biaya setengah juta dollar AS.
Kesuksesan “The Wheel of Time” ini telah membuat para penggemar mengharapkan untuk musim-musim berikutnya.
Dengan pengembangan cerita yang apik dan pendalaman karakter yang kuat sehingga menambah kesan kuat bagi penonton. “The Wheel of Time” bisa menjadi salah satu rekomendasi series yang tentunya tak boleh dlilewatkan. (Fatimah Rizqi Z)