PURWOREJO - Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran manis pinjaman online atau pinjol. Ia mengarahkan masyarakat untuk lebih memilih lembaga jasa keuangan dengan legalitas resmi.
Bagi Yuli, saat ini masyarakat perlu memahami pentingnya memilih sektor jasa keuangan yang rendah risiko. Caranya dengan memastikan asas legalitas jasa keuangan tersebut resmi. Ia khawatir jika hal ini tidak diperhatikan, justru masyarakat akan terjerat pinjol.
"Pastikan penggunaan layanan keuangan dari lembaga resmi dan tepercaya," katanya saat pembukaan Mini Expo, Rabu (15/4).
Menurut Yuli, literasi tentang sektor keuangan hari ini cukup penting ditengah maraknya pinjol. Oleh karena itu, masyarakat perlu cerdas dalam memilih lembaga keuangan yang diawasi langsung oleh otoritas berwenang.
Ia tak ingin hanya karena tidak berhati-hati dan waspada, masyarakat masuk dalam pusaran pinjol.
Diterangkan, masyarakat juga perlu bijak dalam memilih jasa layanan keuangan. Salah satunya dengan memastikan antara kebutuhan dan kemampuan sebelum mengambil keputusan pembiayaan. Langkah ini sebagai upaya agar tidak menjadi beban di kemudian hari.
"Kami imbau agar masyarakat berhati-hati terhadap maraknya pinjaman online ilegal," ungkapnya.
Selain itu, Yuli mengajak sektor perbankan turut membangun daerah dari sisi sektor jasa keuangan. Dia optimis sinergi antara pemerintah daerah, perbankan serta pelaku usaha akan berbuah positif dari pertumbuhan ekonomi masyarakat Purworejo. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo