JOGJA - Dalam rangka mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) naik kelas, Dinas Koperasi UMKM (Dinkop UMKM) DIY, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, Kadin DIY menjalin kerja sama dengan platform pemasaran digital Gojek. Kerja sama tersebut dilakukan agar produk pelaku UMKM yang khas di DIY dapat dipasarkan secara optimal.
"96 persen pelaku UMKM di DIY dapat membuka peluang tenaga kerja masuk," ujar Kepala Dinkop UKM DIY Sri Nurkyatsiwie saat mengahadiri peresmian kerja sama dengan Gojek di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Rabu (20/8).
Produk UMKM DIY yang sudah masuk dalam pemasaran digital harus menjamin mutu dan kualitas dengan mengantongi sertifikat pendukung tersebut. Maka dari itu, dalam kerja sama tersebut ia berharap ada target yang harus dicapai bersama sebagai indikasi progres digitalisasi UMKM di DIY.
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Hermawan yang turut hadir menambahkan, tantangan para pelaku UMKM di Kota Jogja salah satunya adalah banyak yang masih tidak melek teknologi. Maka dari itu, pihaknya juga akan melakukan edukasi kepada para pelaku UMKM untuk menjawab tantangan tersebut.
"Jadi harapannya lebih banyak diadakan bimbingan atau pendampingan karena mayoritas pengusaha di Kota Jogja adalah UMKM," tuturnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada pengelola Gojek agar memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM baik dari pendaftaran ataupun potongan harga rendah. Potongan tersebut bisa diadakan di momen tertentu seperti saat HUT Kota Jogja dan semacamnya.