JOGJA - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait larangan studi tour siswanya berdampak ke berbagai sektor. Di antaranya permintaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jogjakarta selama libur sekolah tahun ini.
Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan memprediksi dari sisi konsumsi BBM selama libur sekolah tahun ini hanya akan naik lima persen.
"Sejauh ini permintaan masih landai. Dari sisi konsumsi paling hanya sekitar lima persen terkait ada kebijakan beberapa daerah terkait study tour," ungkapnya di Jogjakarta Senin (16/6).
Meskipun begitu dia tetap menyiapkan stok BBM menghadapi libur sekolah kali ini. Terutama karena wilayah Jogjakarta sebagai destinasi wisata utama wisatawan. "Kami pastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman," tegasnya.
Untuk gasoline, berupa Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo, ketahanan stok mencapai 8,5 kali lipat saat ini dan akan terus ditingkatkan sampai dengan tiga pekan ke depan.
Kemudian untuk gasoil atau solar, stoknya 13 kali lipat konsumsi normal. "Jadi masih sangat aman. Kita pertahanan stoknya aman," tuturnya.
Untuk avtur, lanjut Taufik, stoknya 3.766 kiloliter atau mampu bertahan 25 kali lipat dari konsumsi normal. Sedangkan elpijii ukuran tiga kilogram stoknya di angka 15.230 metrikton atau empat kali lipat konsumsi normal.
Pertamina , tegas dia, menjamin selama libur sekolah di DIY kondisi pasokan BBM dan elpiji tersedia dan aman.
Tetapi, dia juga mengimbau masyarakat supaya menggunakan BBM dan elpiji secukupnya, tidak perlu berlebihan meski stok jamin aman. Untuk pembelian elpiji 3 kilogram masih disarankan di pangkalan terdekat sehingga bisa dapat harga paling murah yang ditetapkan HET oleh pemerintah.
Pertamina juga sudah berkoordinasi dengan Polda DIY mengantisipasi gangguan selama libur sekolah kali ini.
Arahan polda, kata pria asal Jogja itu, diminta tetap standby utamakan apabila ada kejadian khusus langsung ditangani segera untuk bisa menghadirkan stok secara cepat.
" Nanti kerjasama dengan polda untuk pengawalan dan lain sebagainya supaya mobil tangki tiba tepat pada waktunya, tidak ada kekosongan stok di suatu titik," paparnya.
Editor : Heru Pratomo