Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rakit Bus dan Listrik di Magelang, VKTR Kenalkan Fasilitas Perakitan Kendaraan Listrik Komersial Pertama di Indonesia

Naila Nihayah • Jumat, 30 Mei 2025 | 04:00 WIB

 

 

PT VKTR menggelar soft launching fasilitas kendaraan listrik komersial berbasis CKD pertama di Indonesia, Kamis (29/5).
PT VKTR menggelar soft launching fasilitas kendaraan listrik komersial berbasis CKD pertama di Indonesia, Kamis (29/5).

 

 

MUNGKID - PT VKTR Sakti Industries memperkenalkan fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial berbasis completely knocked down (CKD) pertama di Indonesia. Fasilitas tersebut dirancang khusus untuk merakit bus dan truk listrik.

Dalam kesempatan tersebut, Radar Jogja berkesempatan mengikuti factory tour di area pabrik menggunakan bus listrik. Para penumpang diajak menelusuri area perakitan dan mengenal lebih jauh struktur, fungsi, serta kesiapan lini produksi kendaraan listrik di dalam fasilitas.

Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Anindya Novyan Bakrie mengatakan, fasilitas tersebut, menjadi yang pertama di Indonesia dan berfungsi sebagai pusat perakitan kendaraan listrik komersial berbasis CKD.

Fasilitas ini dirancang khusus untuk merakit bus dan truk listrik sebagai tulang punggung ekosistem kendaraan listrik nasional dari hulu ke hilir.

"Sejak awal, kami membangun fasilitas ini bukan sekadar pabrik, melainkan sebagai pusat inovasi, kolaborasi, dan simbol kebangkitan industri kendaraan listrik nasional," paparnya saat soft launching di Magelang, Kamis (29/5).

Bahkan, fasilitas tersebut telah berhasil memproduksi kendaraan listrik dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen untuk kategori bus. Hal itu membuktikan VKTR mampu menghasilkan produk berdaya saing tinggi dengan nilai lokal yang kuat.

Dengan kapasitas produksi hingga 3.000 unit per tahun, lanjut dia, fasilitas tersebut dirancang untuk memenuhi permintaan kendaraan listrik nasional yang terus meningkat. Ke depan, VKTR menargetkan peningkatan nilai TKDN hingga di atas 60 persen secara bertahap.

PT VKTR menggelar soft launching fasilitas kendaraan listrik komersial berbasis CKD pertama di Indonesia, Kamis (29/5).
PT VKTR menggelar soft launching fasilitas kendaraan listrik komersial berbasis CKD pertama di Indonesia, Kamis (29/5).

Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Ahmad Yani mengaku bangga dengan adanya fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial besutan VKTR. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Ini sesuai strategi kami di pemerintah bahwa ke depan kendaraan listrik ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan angkutan di Indonesia," ujarnya.

Dia menyebut, Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah strategis dalam sektor otomotif. Satu di antaranya dengan mendorong transisi dari kendaraan bermotor berbasis fosil menuju baterai.

Lebih-lebih, langkah itu secara resmi dimulai sejak 2019 silam melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

"Kami juga sedang mengembangkan untuk kota-kota besar, harus sudah memiliki angkutan massal yang berbasis listrik," lontarnya.

Sementara saat ini, layanan angkutan umum di perkotaan masih di bawah 20 persen. Artinya, biaya transportasi masih mahal. Sehingga pemerintah perlu melakukan intervensi.

Satu di antaranya dengan menyiapkan pendanaan yang sustainable untuk angkutan perkotaan sebagai layanan publik. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk #pertama di indonesia #Komersial #Truk Listrik #perakitan #bus listrik