Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Potensi Besar, Ketua DPW Asperindo DIY Ajak Pelaku Bisnis Logistik Bergabung, Siap Bersaing tapi Tetap Bersanding 

Novika Ika • Selasa, 22 April 2025 | 13:52 WIB
Asperindo
Asperindo

JOGJA - Kepala JNE Cabang Yogyakarta Adi Subagyo kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) DIY periode 2025-2029. 

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Asperindo DIY yang digelar di Gallery Prawirotaman Hotel, Sabtu (19/4). Muswil dihadiri Ketua Umum DPP Asperindo Mohamad Feriadi Soeprapto, yang juga Presiden Direktur JNE, serta perwakilan mitra kerja dan stakeholder terkait.  

Terpilihnya kembali Adi Subagyo membawa harapan agar soliditas antaranggota Asperindo terus terjalin dengan dengan baik. Menurut Adi, dari ratusan pelaku bisnis logistik di DIY, baru sekitar 40 anggota yang bergabung dalam Asperindo. ”Dari jumlah tersebut, hanya 50 persen anggota yang aktif,” kata Adi. 

 

Karenanya, dia mengajak seluruh anggota yang terdaftar maupun belum, untuk sama-sama berkolaborasi. Sebab, ini sangat penting untuk menjawab tantangan pasar dan kebutuhan pelaku usaha yang menjadi mitra perusahaan logistik dan pos.  

”Potensi bisnis di DIY sangat besar. Pelaku ekonomi kreatif banyak. Asperindo hadir untuk memberikan kontribusi bagi anggota, serta melengkapi dan mendukung jaringan yang belum dimiliki anggota lain, sehingga ada program kebermanfaatan. Sesuai motto Asperindo, kami ini bersaing namun tetap bersanding,” ungkapnya. 

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP Asperindo Mohamad Feriadi Soeprapto mengatakan, dari 740-an perusahaan logistik yang mengantongi izin dari pemerintah, baru sekitar 350-an perusahaan yang bergabung dengan Asperindo. Padahal, potensi dari bisnis logistik dan pos nasional mencapai USD 7 juta, namun belum tergarap dengan ideal. 

Padahal ada 3 juta orang yang bekerja di 50 ribu jaringan Asperindo seluruh Indonesia. Jaringan ini, tidak dimiliki pemain baru. ”Asperindo sesuai taglinenya, bersaing namun tetap bersanding. Tidak boleh saling menjatuhkan,” ujarnya. 

 

Asperindo berkomitmen membantu mitra kerja dengan jaringan yang dimiliki. Karenanya, diharapkan agar otorita bandara maupun pihak pemerintah, sebaiknya melakukan pemilahan dan treatment yang berbeda ketika berbisnis dengan anggota Asperindo maupun nonanggota Asperindo.

Editor : Heru Pratomo
#JNE #asperindo #bisnis logistik #pos