MUNGKID - Beberapa hari terakhir, harga cabai di sejumlah daerah melonjak, termasuk di Kabupaten Magelang. Karena itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang menggandeng Komunitas Champion Cabai Indonesia untuk menjual cabai dengan harga yang murah.
Gerakan pengendalian inflasi produk hortikultura ini sudah digelar sejak 13 Januari di Lapangan drh Soepardi, Sawitan. Kegiatan itu bakal berlangsung hingga 31 Januari mendatang. Komunitas tersebut menjual cabai dengan harga yang relatif murah karena berasal dari petani secara langsung.
Baca Juga: Belajar dari Fenomena El Nino 2024, Gunungkidul Mitigasi Dampak melalui Irigasi Perpompaan
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan menjelaskan, cabai tersebut dijual sesuai harga di tingkat petani. "Harga cabai di sini kami jual lebih murah dari harga pasaran karena langsung dari petani yang tergabung dalam komunitas champion," ujarnya, Jumat (17/1).
Dia menyebut, komunitas champion menyediakan cabai keriting dan cabai rawit sebanyak 180 kg. Saat ini, harga cabai di tingkat petani sudah mengalami penurunan. Harga cabai rawit yang semula Rp 80 ribu per kg, kini turun di harga Rp 52 ribu per kg di tingkat petani. Sedangkan di pasaran masih di harga Rp 60 ribuan.
Sedangkan untuk harga cabai keriting yang semula mncapai Rp 55 ribu per kg kini menjadi Rp 49 ribu per kg di tingkat petani. Romza menilai, harga cabai yang melambung tinggi karena produksi di tingkat petani yang berkurang. Terlebih saat ini tengah memasuki peralihan musim.
Baca Juga: Mengenal Komunitas Berbagi Bites Jogja, Komunitas Food Rescue Pertama di Jogja
Selain itu, naiknya harga cabai juga dipengaruhi oleh cuaca yang menyebabkan munculnya banyak penyakit, seperti jamur. "Banyak cabai yang rontok dan gagal panen sehingga produksi berkurang. Tapi, untuk stok konsumsi masih aman," ujar Romza.
Petani cabai asal Secang, Sulistiyo menyebut, harga jual cabai di tingkat petani setiap harinya berubah. Dia mengaku, tanaman cabainya banyak yang tidak bisa dipanen karena buahnya rontok sebelum masa panen. "Banyak penyakitnya jadi tanaman mati," keluhnya.
Selain menjual cabai, komunitas Cahampion Cabai Indonesia juga menjajakan aneka sayuran. Mulai dari kubis, tobat, kacang panjang, dan lainnya. (aya)
Editor : Heru Pratomo