Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Cabai di Magelang Makin Pedas, Dijual Rp 95 Ribu Per Kg, Hanya Beli Separo

Naila Nihayah • Rabu, 8 Januari 2025 | 11:40 WIB

 

LAYANI PEMBELI: Seorang pedagang di Pasar Rojowinangun, Suruwiyah saat menimbang cabai rawit, Selasa (7/1/2025).
LAYANI PEMBELI: Seorang pedagang di Pasar Rojowinangun, Suruwiyah saat menimbang cabai rawit, Selasa (7/1/2025).
 

 

 

MAGELANG - Harga cabai di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang mengalami kenaikan setelah Natal 2024. Saat ini, cabai setan dijual dengan harga Rp 95 ribu per kilogram (kg). Harga tersebut disebut sudah turun dibanding sebelumnya, yakni Rp 100 ribu per kg. Kenaikan harga cabai itu disinyalir akibat cuaca. 

 

Seorang pedagang di Pasar Rejowinangun Muhammad Fahrul mengutarakan, kenaikan harga cabai, terutama cabai setan itu sudah dialami setelah Natal 2024 hingga pekan pertama 2025. "Sekarang cabai setan Rp 95 ribu per kg. Pas hari Minggu (5/1/2025) malah sampai Rp 100 ribu per kg," ujarnya saat ditemui, Selasa (7/1).

 Baca Juga: Pascapilkada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto ’Menghilang’, Disebut Masih Banyak Agenda di Jakarta

Sementara untuk cabai keriting merah Rp 70 ribu per kg dan keriting hijau Rp 40 ribu per kg. Kemudian, cabai rawit meningkat tajam di harga Rp 80 ribu per kg. Padahal biasanya, cabai rawit dijual dengan harga Rp 50 ribu per kg. Meski ada kenaikan harga cabai, Fahrul tetap menyediakan sekitar 15 kg cabai per jenisnya seperti sebelumnya.

 

Kendati harganya melambung tinggi, namun masyarakat tetap membeli cabai. Hanya saja, banyak dari mereka yang mengurangi volume pembelian. "Biasanya beli satu kg, sekarang beli setengah kg. Cuma mengurangi saja, tetap beli," tuturnya.

 

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Surumiyah. Harga cabai tertinggi adalah jenis cabai setan. Tingginya harga cabai itu dialami sejak setelah Natal 2024. "Pas tahun baru 2025, harganya mumbul (tinggi, Red) sampai Rp 100 ribu. Kalau sekarang Rp 90 ribu per kg, sudah turun semalam," lontarnya. 

 Baca Juga: Penjualan Properti DIY 2024 Menurun 10 Persen, DPD REI DIY Harap Pasar Bangkit pada 2025, Perizinan Jadi Tantangan

Seorang pembeli dari Kelurahan Magersari, Temon menyebut, meski harga cabai setan mengalami kenaikan, tapi dia tetap membelinya. Sebab cabai menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi keluarganya. "Saya tetap beli. Ini belinya seperempat (kg) saja, harganya Rp 22 ribu," sebutnya. 

 

Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Muda, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang Budi Imam Hakim mengatakan, harga cabai khususnya jenis setan cenderung naik. Dia menilai, kenaikan tersebut disebabkan oleh faktor cuaca. 

 

"Faktor utama kenaikan harga karena cabai dari suplier maupun petani mengalami kenaikan yang disebabkan faktor cuaca. Sekitar kisaran Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu (hasil pantauan)," katanya. (aya)

 

Editor : Heru Pratomo
#Separo #Makin Pedas #Magelang #Per #harga cabai