Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laba Unilever Terjun Bebas: Boikot Geopolitik Mengguncang Kinerja Perusahaan

Bahana. • Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:02 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA - Penurunan laba bersih PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar 28,1% dalam laporan keuangan terbaru dapat dikaitkan dengan dampak dari aksi boikot yang terjadi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait Israel-Palestina.

Laba Bersih dan Penjualan

Unilever mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,8 triliun pada tahun 2023, yang merupakan penurunan signifikan dari Rp 5,3 triliun pada tahun sebelumnya, mencerminkan penurunan sebesar 10,5%.

Penjualan bersih juga mengalami penurunan, mencapai Rp 38,61 triliun, turun 7,3% dari Rp 41,2 triliun pada 2022.

Dampak Boikot

Direktur Keuangan Unilever Indonesia, Vivek Agarwal, menjelaskan bahwa boikot terhadap produk yang dianggap mendukung Israel berdampak langsung pada kinerja perusahaan, terutama pada kuartal IV tahun 2023.

Penjualan domestik tercatat turun hingga 5,2% secara akumulatif sepanjang tahun.

Aksi boikot ini dipicu oleh seruan yang semakin kuat di Indonesia untuk menolak produk-produk dari perusahaan yang dianggap pro-Israel, terutama setelah fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan dukungan terhadap Palestina sebagai kewajiban.

Respons Perusahaan

Baca Juga: Raffi Ahmad Beli Motor Listrik Seharga Rp 750 Juta di IMOS 2024 Tanpa Izin Nagita Slavina, Netizen Heboh!

Unilever telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak negatif ini dengan melakukan klarifikasi informasi dan bekerja sama dengan komunitas lokal untuk memperbaiki citra perusahaan.

Meskipun ada tanda-tanda pemulihan pada awal tahun 2024, tantangan tetap ada dan perusahaan harus beradaptasi dengan perubahan sentimen konsumen yang masih dipengaruhi oleh situasi geopolitik.

Secara keseluruhan, penurunan laba bersih Unilever Indonesia yang signifikan dapat dihubungkan dengan dampak langsung dari aksi boikot terkait konflik Israel-Palestina.

Baca Juga: Korea Utara Kirim Bantuan Militer untuk Rusia di Ukraina, AS dan NATO Peringatkan Ancaman Eskalasi Konflik

Baca Juga: Bosan Masak Nasi Putih? Intip Resep Olahan Nasi Jeruk yang Mudah dan Praktis

Perusahaan kini berfokus pada strategi pemulihan dan penguatan citra merek di tengah tantangan pasar yang ada.

Penulis: Indah Cahya Mentari

Editor : Bahana.
#unilever #Israel #boikot #geopolitik