Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Undang Jurkam dari Nasional, PHRI DIY Sebut Kampanye Pilkada Bisa Ikut Tingkatkan Okupansi Hotel

Gregorius Bramantyo • Senin, 30 September 2024 | 12:50 WIB
MEGAH: Salah satu hotel berbintang yang berdiri dan beroperasi di dekat area Yogyakarta International Airport (YIA).
MEGAH: Salah satu hotel berbintang yang berdiri dan beroperasi di dekat area Yogyakarta International Airport (YIA).

 

 

JOGJA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY berharap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dapat berlangsung secara kondusif. Terutama saat masa kampanye.

 

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan, suasana pilkada yang kondusif dapat berpengaruh terhadap tren pariwisata yang positif. Apalagi jika para kontestan pilkada dapat mengemas metode kampanye dengan baik. “Bisa jadi daya tarik buat wisatawan. Nantinya juga banyak juru kampanye atau pejabat dari pusat yang stay di hotel yang ada di DIY,” katanya, Minggu (29/9/2024).

 

Meski demikian, kata Deddy, tidak banyak dampak yang dirasakan pelaku wisata dengan pilkada yang berjalan kondusif. Dampak terkait peningkatan okupansi diprediksi maksimal hanya sekitar 10 persen. Namun menurutnya, kondusifitas tetap menjadi bagian penting untuk dunia pariwisata. “Ada dampak positif, tapi tidak signifikan. Kami juga minta kampanyenya memakai budaya Jogja seperti atraksi budaya,” ujarnya.

Baca Juga: Mengenal Fenomena Doom Spending Gen Z Yang Sempat Menghobohkan Dunia

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Herum Fajarwati menyebut, pilkada bisa berdampak pada peningkatan konsumsi di DIY, khususnya pangan. Menurutnya, saat memasuki musim kampanye, kemungkinan terjadi peningkatan konsumsi masyarakat. Ia menjelaskan, peningkatan konsumsi rumah tangga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. "Pangan itu akan mengalami kenaikan," ujarnya.

 

Menurutnya, peningkatan konsumsi ini juga bisa berdampak pada inflasi jika suplai dan demand tidak seimbang. Selain itu, sektor industri juga diperkirakan akan mengalami kenaikan. “Seperti pembuatan baliho, alat-alat peraga kampanye, dan lainnya,” kata Herum. (tyo)

Editor : Heru Pratomo
#Pilkada #kampanye #Hotel #juru kampanye #DIY #Deddy Pranowo Eryono #phri #okupansi