Salah satu upayanya diwujudkan dengan membantu pemasaran produk UMKM Kota Jogja melalui rak khusus pada puluhan gerai.
Termasuk melakukan launching produk UMKM di toko Alfamart Ki Ageng Pemanahan Kota Jogja, Kamis (12/9).
Branch Manager Alfamart Sudarman mengatakan, upaya tersebut merupakan bentuk komitmen dari Alfamart untuk meningkatkan daya saing produk UMKM Kota Jogja. Sehingga kemudian produk-produk UMKM tersebut dapat semakin mudah dijangkau oleh masyarakat melalui toko modern.
Sudarman menerangkan, pihaknya juga memberikan ruang khusus pada puluhan gerai Alfamart di Kota Jogja.
Yakni dengan menempatkan rak berisi produk-produk UMKM di wajah toko. Lokasinya berdekatan dengan kasir Alfamart.
Bukan tanpa alasan, menurut dia, penempatan rak UMKM di wajah toko itu juga bertujuan agar produk lokal semakin dilirik oleh konsumen.
Sebab, lokasi tersebut merupakan kawasan lalu lalang bagi pengunjung toko.
“Karena produk UMKM harus kami dorong, maka dari itu kami tempatkan paling depan. Karena disitu traffic konsumen paling banyak,” ujar Sudarman saat diwawancarai, Kamis (12/9).
Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto menyampaikan, adanya kerja sama tersebut diharapkan dapat berdampak pada semakin dikenalnya produk-produk UMKM Kota Jogja.
Sekaligus meningkatkan level pemasaran produk lokal.
Sugeng menilai, kerja sama antara pelaku UMKM di Kota Jogja dengan Alfamart memang sangat diperlukan pada masa sekarang.
Lantaran hal itu akan semakin membuat produk-produk UMKM terjamin dalam hal pemasarannya.
“Harapan kami kerjasama ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan Alfamart, jadi ada simbiosis mutualisme,” ucap Sugeng.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Veronica Ambar Ismuwardani mengungkapkan, total ada 45 gerai Alfamart di Kota Jogja yang bekerjasama para pelaku UMKM.
Adapun produknya meliputi keripik tempe, kripik kulit, manggleng, keripik pisang, hingga minuman secang.
Ambar menerangkan, bahwa untuk tahun ini ada delapan pelaku UMKM yang produknya tersedia di gerai Alfamart.
Delapan produk tersebut juga merupakan produk yang berhasil lolos dari kurasi Disperindag Kota Jogja dengan Alfamart.
“Kami berharap untuk tahun depan dapat bertambah delapan lagi, karena ini sebuah peluang yang besar untuk menjawab tantangan kekinian sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” katanya. (inu/adv).
Editor : Bahana.