Kolaborasi Lintas Sektor, Disperindag DIY Klaim Industri Tekstil Baik-Baik Saja
Fahmi Fahriza• Senin, 1 Juli 2024 | 04:05 WIB
TEKSTIL : IAPE 2023, Pameran Indonesia Apparel Production Expo di Kota Solo berlangsung 2 hingga 4 Maret 2023. (ISTIMEWA)
JOGJA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIJ mengungkapkan bahwa secara umum industri tekstil masih berjalan normal, kendatipun di tengah situasi politik dan perekonomian global yang kurang stabil.
"Operasional dan produksi masih berjalan baik," kata Kepala Disperindag DIJ Syam Arjayanti, Sabtu (29/6).
Hal tersebut ia petakan secara nasional maupun DIJ, ia sendiri optimistis sekaligus berharap bahwa momentum stabilitas ini masih bisa terjaga ke depannya.
"Tekstil DIJ masih normal, dan semoga juga tetap berjalan dengan baik," harapnya.
Syam berujar, dalam praktiknya Disperindag DIJ secara konsisten terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dan mengupayakan agar kegiatan operasional bisa terus berjalan lancar.
Disebutnya, beberapa stakeholder mulai dari Bea Cukai, Dinas Perizinan, Kementerian Perdagangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ, hingga Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIJ tak luput dari kolaborasi yang dijalin.
"Disperindag terus bersinergi dengan instansi dan asosiasi guna meningkatkan pelayanan ekspor," paparnya.
Lebih lanjut, Syam juga mengajak bahwa kampanye sekaligus gerakan bangga dengan produk buatan Jogja harus terus digencarkan.
"Itu penting agar masyarakat bisa berperan dalan meningkatkan perekonomian di DIJ," pesannya.
Terpisah, Wakil Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan API DIJ Timotius Apriyanto mengungkapkan, tren positif dalam industri tekstil tersebut benar adanya. Salah satu indikatornya adalah produksi yang masih terjaga dengan cukup stabil.
"Sampai sekarang juga tidak ada perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)," bebernya.
"Saya ada di forum dan banyak diskusi, dan belum ada laporan perusahaan yang melakukan layoff," imbuhnya.
Ia memaparkan, sebelumnya beberapa perusahaan tekstil memang sempat mengalami kondisi berat akibat gejolak politik dan ekonomi dunia, namun sisi baiknya beberapa perusahaan tersebut kini tengah bangkit kembali dan belum sampai gulung tikar.
"Di DIJ ada satu perusahaan yang tengah recovery, semoga juga akan baik-baik saja," harapnya (iza)