RADAR JOGJA - Isu terkait penghapusan Pertalite yang akan digantikan dengan Pertamax Green 95 dipastikan tidak benar.
Pertamina Patra Niaga memastikan masih akan memasok Pertalite sesuai dengan ketugasan dari pemerintah.
"Pertamina masih tetap menyalurkan Pertalite sesuai ketugasan dan kuota dari pemerintah," kata Media and Stakeholder Manager PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulandari Kamis (13/6).
Baca Juga: Gunakan Kartu Kredit BRI selama Mudik Lebaran, Dapatkan Promo Menarik saat Mengisi BBM di SPBU
Menurut dia, Pertalite merupakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan Research Octane Number (RON) 90 yang kuotanya ditetapkan oleh pemerintah.
Sehingga untuk pencabutan subsidi bahkan penghapusan jenis BBM bersubsidi merupakan keputusan langsung dari pemerintah.
Dia menyebut, hingga saat ini Pertamina belum diajak pembahasan terkait dengan rencana penghapusan Pertalite. Karena itu sampai saat ini pun masih melakukan penyaluran ke masyarakat. "Belum ada perintah dari pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: Karena Ini Wakil Bupati Kebumen Ristawati Terima Penghargaan dari Presiden Jokowi
Meskipun begitu, sesuai dengan program Subsidi Tepat dengan mencatat profil pengguna dan pola transaksi dengan QR code untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite yang sudah dilakukan sejak Desember 2022 di 41 kabupaten dan kota di Indonesia.
"Tercatat sementara ini sudah 3,66 juta pengguna yang terdaftar," katanya.
Terkait dengan kehadiran Pertamax Green 95, Heppy menjelaskan merupakan upaya Pertamina dalam menyediakan produk-produk dengan kualitas tinggi bagi masyarakat. Produk ini memiliki nilai oktan RON 95 dengan emisi gas buang yang rendah.
Editor : Heru Pratomo