Komunitas ini dibentuk sebagai wadah atau ruang dan kepeduliannya terhadap isu perempuan.
Manager Marketing Komunikasi Sovia Jewerly Aulia Puspanjali mengatakan, komunitas perempuan dibentuk juga karena kebanyakan pengikut pada sosial media Sovia Jewerly sebagian besar merupakan perempun yang aktif bermedia sosial.
Maka, komunitas tersebut dibentuk sebagai wadah para perempuan yang terdampak dengan isu perempuan selama ini.
"Belakangan ini isu-isu perempuan tidak mendapat tempat aman, ada KDRT, pelecehan seksual, ngerasa sendiri, bahkan ada orang-orang nggak berani buat bercerita jadi korban pelecehan seksual. Sampai ada beberapa prempuan yang takut untuk menikah karena hal-hal tersebut. Berangkat dari itu Sovia Jewerly melalui empowerly ingin memberikan ruang untuk teman-teman bertumbuh dan mendukung satu sama lain seperti tagline kita Grow and Support Each Other," katanya disela acara launching Empowerly di Grand Rohan Jogja Sabtu sore (31/3).
Aulia menjelaskan komunitas dengan tagline tumbuh dan mendukung satu sama lain itu lahir pada 20 Februari dan dilaunching 30 Maret kemarin.
Empowerly berasal dari kata empowerment yang berarti pemberdayaan dan Jewerly artinya perhiasan.
"Empowerly ingin menjadi tempat bagi perempuan untuk bertumbuh dan menjadi bernilai seperti halnya perhiasan yang berharga," ujarnya.
Komunitas ini dibentuk dengan visi misi dan tujuan sebagai komunitas perempuan yang saling support satu sama lain untuk bertumbuh dan berharga.
Implementasinya dengan melakukan kegiatan pelatihan, edukasi, serta kegiatan sosial lainnya bagi perempuan di Indonesia dalam meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup agar lebih berdaya untuk menunjang kehidupan yang lebih baik.
"Selain untuk mendekatkan antara Sovia Jewelry dengan para customer. Akhirnya ini sebagai wadah untuk mengedukasi perempuan supaya lebih aware untuk permasalahan perempuan, ya langkah awal nya minimal teman-teman merasa memiliki teman bercerita gitu di empowelry community.," jelasnya.
Dalam kesempatan launching juga digelar talkshow bertajuk 'Grow and Support Each Other' dengan narasumber berlatar belakang berbeda-beda seperti Kalis Mardiasih adalah seorang penulis muslimah Indonesia yang bercerita berperspektif tentang gender.
Kemudian Mira Annisa founder @crsl.store dan @homeground.crsl. Mila Rosinta adalah seorang Choreographer, Art Director , Artpreneur Founder @milaartdanceschool @madlab.project.
Selain itu seorang jurnalis lepas Titah AW, dan juga Risa Vibia Founder @pasarwiguna. Jumlah peserta sekitar 60 orang dari usia 24 hingga 35 tahun.
"Setelah ini kita akan bikin event sesuai kebutuhan perempuan-perempuan, persiapan menikah, mental health, publik speaking dan lain-lain. Harapannya teman-teman bisa terus bertumbuh melalui empowerly community," terangnya.
Dijelaskan lebih lanjut, Sovia Jewerly merupakn salah satu brand ternama sebuah perhiasan berupa cincin handmade, cincin menikah, maupun cincin adjusment untuk anniversary dan masih banyak lainnya.
Sovia Jewerly berbasis di Jogjakarta namun telah memiliki 14 store di seluruh Indonesia. Di antaranya Sovia Jewerly pusat yaitu di Jogja, kemudian Jakarta Timur, Surabaya, Solo, Madiun, Kediri, Semarang, Purwokerto, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Malang, dan Lampung.
"Di Sovia nggak melulu orang beli buat nikahan tapi ya beli buat dirinya sendir, kalau kata anak jaman sekarang cincin buat self love gitu," tambahnya.
Editor : Bahana.