Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

OpenAI Kumpulkan Pendanaan Baru dengan Target Rp 1,5 Kuadrilun, jika Berhasil Saingi Valuasi SpaceX

Juliana Belence • Selasa, 26 Desember 2023 | 19:02 WIB

 

sumber gambar The Futurum Group
sumber gambar The Futurum Group

RADAR JOGJA – OpenAI dilaporkan sedang dalam tahap awal diskusi untuk mendapatkan putaran pendanaan baru.

Menurut Bloomberg, target putaran pendanaan baru ini tidak main – main nilainya.

Melansir dari JawaPos, OpenAI menargetkan penilaian sebesar USD 100 miliar bahkan lebih yang jika dikonversi ke Rupiah nilainya bisa mendapai Rp 1,5 kuadriliun lebih menurut sumber yang dekat dengan masalah tersebut.

Potensi putaran pendanaan, yang masih berubah – ubah dalam hal spesifik seperti persyaratan dan waktu, dapat mendorong OpenAI menjadi startup paling berharga kedua di Amerika Serikat (AS) mengikuti jejak SpaceX raksasa digantara yang dipimpin oleh Elon Musk.

OpenAi secara bersamaan sedang menyelesaikan penawaran tender terpisah yang akan diselesaikan pada bulan Januari, memungkinkan karyawan untuk memperdagangkan saham mereka dengan penilaian USD 86 miliar atau berkisar Rp 1,3 kuadriliun.

Thrive Capital berada di garis depan dalam memimpin penawaran tender ini dan permintaan di kalangan investor dilaporkan kuat, mencerminkan meningkatnya keunggulan perusahaan.

Microsoft yang merupakan pendukung lama OpenAI, telah berkomitmen untuk menginvestasikan lebih dari USD 10 miliar pada perusahaan tersebut.

Hal tersebut memungkinkan Microsoft untuk memperkuat posisinya sebagai pendukung utama.

Masuknya dana dari Microsoft terjadi setelah peluncuran ChatGPT OPenAI yang mengubah permainan setahun yang lalu, yang memicu lonjakan minat dan investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada AI generative.

Lanskap operasional OpenAI kemudian semakin intensif, dengan pemain teknologi besar seperti Amazon, Google (Anthropic), Salesforce (Hugging Face), dan Nvidia membuat kemajuan besar dalam usaha terkait AI.

OpenAI sedang menjajaki usaha chip bernama Tigris, yang bertujuan untuk memproduksi semikonduktor yang akan bersaing dengan Nvidia, pemimpin pasar saat ini.

Diskusi mengenai pendanaan untuk Tigris melibatkan investasi tak kalah besar pula dengan G42, sebuah entitas yang berbasis di Abu Dhabi, menunjukkan minat yang besar.

Namun, ambisi besar OpenAI bisa saja gagal.

Pasalnya, sebagaimana diketahui, OpenAI sedang menghadapi krisis kepemimpinan sesaat baru – baru ini ketika CEO Sam Altman secara tak terduga dicopot dari posisinya beberapa waktu lalu.

Pengangkatan kembali Altman setelah periode pergolakan singkat dibarengi dengan penunjukan dewan baru, menandakan komitmen terhadap stabilitas dan fokus kembali pada pengembangan produk.

Saat OpenAI menavigasi pembicaraan pendanaan yang rumit dan lanskap industri yang berkembang pesar, lonjakan penilaian perusahaan mencerminkan meningkatnya minat dan investasi pada teknologi AI.

Dampak besar ChatGPT dalam membentuk kembali persepsi tentang potensi AI menggarisbawahi peran penting OpenAI dalam mendorong kemajuan industri.

Baik Microsoft maupun OpenAi belum memberikan komentar resmi sebagai tanggapan atas pertanyaan terbaru.

Editor : Bahana.
#spacex #openai