Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terkuak Siapa Dalangnya! Inilah Sosok George Soros yang Dituding Biang Kebangkrutan Indonesia

Bahana. • Jumat, 27 Oktober 2023 | 21:08 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA -  Terjadinya krisis keuangan melibatkan banyak tokoh sentral, salah satunya adalah George Soros.

George Soros berperan penting dalam sejumlah krisis ekonomi yang memengaruhi banyak negara, termasuk Krisis Keuangan Asia pada tahun 1997.

George Soros juga disebut-sebut dalang utama yang berhasil mengantarkan Indonesia ke dalam jurang kebangkrutan.

Soros adalah seorang miliarder dan pengelola investasi global yang mendirikan Quantum Group of Funds pada tahun 1970-an.

Dikutip dari Outlook India dan NDTV, ia terkenal karena keberhasilannya memberikan keuntungan besar bagi para investor yang menginvestasikan dana mereka dalam perusahaannya.

Meski bukan seorang ekonom andal, Soros dikenal memiliki insting yang kuat dalam menganalisis pola-pola ekonomi dunia dan mengambil kebijakan berdasarkan intuisi yang dia pahami.

Salah satu momen paling kontroversial dalam kariernya adalah peranannya dalam Krisis Keuangan Asia tahun 1997.

Pada saat itu, Soros dan perusahaannya mengambil posisi spekulatif besar dengan meminjam mata uang Thailand, yang kemudian mengalami penurunan nilainya.

Ini menyebabkan Bank Sentral Thailand harus menaikkan suku bunga, membeli mata uang Baht Thailand dan membatasi akses orang asing ke mata uang tersebut.

Akibatnya, Baht Thailand merosot tajam, yang kemudian memicu Krisis Keuangan Asia yang merembet ke negara-negara tetangga termasuk Indonesia.

Mahathir Mohammad juga turut menuduh sosok Soros yang merupakan seorang Yahudi.

"Orang-orang Bodoh! (Krisis) ini adalah rancangan kaum Yahudi yang tidak senang terhadap kemajuan Umat Islam," ujar Mahathir Mohammad, Perdana Menteri ke-4 Malaysia kala itu.

Banyak yang percaya bahwa Soros memiliki peran dalam merekayasa krisis ini melalui koneksinya dalam politik.

Walaupun ini masih menjadi kontroversi hingga saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa Soros dan Quantum Group of Funds mendapatkan keuntungan besar dari krisis ini.

Selain Krisis Keuangan Asia, Soros juga memiliki sejarah kontroversial dalam merugikan ekonomi suatu negara.

Misalnya, pada tahun 1992, ia melakukan serangkaian spekulasi yang mengarah pada "Black Wednesday" di Inggris yang berdampak buruk pada perekonomian negara tersebut.

Pandangan Soros tentang kebijakan ekonomi didasarkan pada intuisi dan analisis pola yang dia pelajari selama bertahun-tahun.

Ia memiliki pandangan yang berbeda tentang politik dan ekonomi global karena pengalamannya selama masa pendudukan NAZI Jerman.

Dia juga terpengaruh oleh ajaran filsafat Karl Popper, yang mengajarkan bahwa teori ilmiah tidaklah selalu valid.

Oleh karena itu, Soros mengandalkan instingnya dalam mengambil keputusan ekonomi.

Meskipun banyak yang menentangnya dan menganggapnya kontroversial, George Soros adalah salah satu tokoh sentral dalam dunia keuangan dan pernah memainkan peran penting dalam sejumlah krisis keuangan dunia.

Dalam beberapa dekade terakhir, ia telah berinvestasi dalam sejumlah kegiatan filantropi dan mendirikan organisasi yang fokus pada hak asasi manusia, demokrasi, dan pembangunan masyarakat.

Meskipun dianggap sebagai tokoh yang kontroversial, Soros tetap merupakan sosok yang mempengaruhi sejarah dunia ekonomi     (Hasnul Fauzi)

 

 

Editor : Bahana.
#bangkrut #soros #Ekonomi #Indonesia