RADAR JOGJA – The Walt Disney Company adalah perusahaan konglomerat di bidang hiburan dan media terbesar di dunia. Disney berdiri pada 16 Oktober 2023 oleh Walt Disney dan Roy Oliver Disney.
Dilansir dari gamebrott, proses akuisisi terhadap suatu perusahaan video game sudah menjadi hal umum yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Contoh paling mudah ditemukan adalah Microsoft akuisisi Activision Blizzard sampai harus melakukan persidangan, karena dianggap dapat memonopoli pasar game.
Bob Iger selaku CEO Disney menjelaskan rencananya untuk memperluas jangkauan yang bisa diraih oleh perusahaan tersebut.
Salah satu rencananya adalah Disney biasanya hanya sebagai pihak lisensi untuk video game menjadi perusahaan Publisher game besar.
Ide ini datang karena Disney sedang mengalami masalah sulit secara internal dimana mereka membutuhkan ide – ide baru.
Ide yang muncul dari Ekskutif adalah rencana berani mereka yang ingin berkecimpung di industri video game dengan mengakuisisi Publisher, seperti Electronic Arts.
Namun, Disney sendiri belum ada komitmen kuat dari segi prospek terkait mengakuisisi perusahaan Publisher game.
Bob Iger selaku CEO di perusahaan Disney telah mengakuisisi banyak perusahaan industri media kreatif, seperti Pixar, Marvel Entertaiment, Lucasfilm, dan 21st Century Fox.
EA sendiri sudah banyak membuat banyak judul game berdasarkan franchise milik Sony yang terkenal, seperti game Star Wars Jedi dan beberapa proyek baru, seperti Iron Man dan Black Panther.
Baca Juga: Weleh-weleh Ketahuan Ngamar dengan Mahasiswinya Oknum Dosen UIN Raden Intan Lampung Digerebek Warga
Puck mengatakan kalau EA sudah mengadakan akuisisi dengan beberapa perusahaan besar, seperti Apple, Amazon, Comcast-NBCUniversal, dan Disney mengenai potensi penjualan atau akuisisi. Hal ini tidak menutup kemungkinan Disney memiliki rencana mengakuisisi perusahaan game, seperti EA. (Juliana Belence/ RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.