Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Festival Literasi Jogja Jadi Lebaran Literasi Lintas Generasi di Depo Arsip DPAD DIY

Fahmi Fahriza • Kamis, 10 Juli 2025 | 15:50 WIB
Pengunjung membeli berbagai macam buku yang dijual dengan harga murah dalam Festival Literasi Jogja 2025, di Depo Arsip DPAD DIJ, kemarin (9/7). Festival tersebut mengusung tema
Pengunjung membeli berbagai macam buku yang dijual dengan harga murah dalam Festival Literasi Jogja 2025, di Depo Arsip DPAD DIJ, kemarin (9/7). Festival tersebut mengusung tema

 

JOGJA - Gelaran hari pertama Festival Literasi Jogja 2025 disambut antusias warga lintas usia. Festival perdana yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY ini berlangsung selama lima hari, 9-13 Juli 2025, di kawasan Depo Arsip DPAD DIY. Membawa semangat inklusivitas dan perayaan budaya literasi ke ruang publik.

 

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DPAD DIY Zulfa Kurniawan menyebut, festival ini sebagai bentuk konkret pengarusutamaan literasi di tengah masyarakat. Ia menggambarkannya sebagai lebaran literasi. Karena bersifat meriah dan membuka ruang kolaborasi dari lintas sektor.

“Ada program untuk anak-anak seperti menggambar dan mewarnai, hingga kajian filsafat dan talk show untuk kalangan mahasiswa dan dewasa," ujarnya saat ditemui Radar Jogja, Rabu (9/7).

 

Diakuinya, Festival Literasi Jogja 2025 memiliki tujuan besar salah satunya sebagai ruang bersama untuk menyemai semangat membaca. Serta memperluas akses pengetahuan. Festival ini menghadirkan ratusan penulis, komunitas literasi, serta institusi pemerintah dan swasta.

Beberapa rangkaian kegiatannya meliputi bincang buku, bedah karya, gelar macapat, lomba, pertunjukan seni, hingga konser dangdut klasik bersama Janema. 

 Baca Juga: Jumlah Mobil Pribadi di Gunungkidul Melonjak 10 Persen, Keberadaan Trans Jogja Jadi Solusi Transportasi Publik

Melihat kemeriahan hari pertama, Zulfa berharap Festival Literasi Jogja dapat menjadi agenda rutin tahunan.  "Harapannya, festival ini bisa berkelanjutan dan makin besar di tahun-tahun berikutnya," sebutnya.

 

Zulfa menilai, keberadaan mahasiswa perantau di Jogja juga menjadi kekuatan tersendiri bagi geliat literasi. Mereka, katanya, selalu hadir aktif di setiap agenda buku dan diskusi.

Baca Juga: Disnakertrans Kota Jogja Tangani Satu Kasus Penahanan Ijazah, Masyarakat Diminta Melapor

Salah satunya, Nadia Rahmawati, mahasiswi asal Blora yang sedang menempuh studi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jogja. "Senang banget ada acara kayak gini. Biasanya kalau ada bazar buku atau diskusi sastra, saya selalu datang," serunya.

 

Penuturan lain datang dari Arif Hidayat, warga Baciro, ia mengaku sengaja meluangkan waktu untuk mengajak dua anaknya ke festival ini. "Anak-anak saya suka baca dan gambar, saya mau lebih mengenalkan ke mereka. Saya juga bisa lihat-lihat bukunya," tandasnya. (iza/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#blora #LINTAS #DPAD DIY #festival literasi #lebaran