Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tim Pengabdian Dosen UNS Beri Pelatihan Pencatatan Keuangan KWT Tanen Asri, Tingkatkan Standarisasi Mutu Industri Pangan

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:38 WIB
Tim Pengabdian Dosen UNS bersama KWT Tanen Asri Karanganyar. (Dok UNS)
Tim Pengabdian Dosen UNS bersama KWT Tanen Asri Karanganyar. (Dok UNS)
 

RADAR JOGJA - Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar memiliki potensi besar dalam pengembangan produk teh herbal berbasis sumber daya lokal, khususnya benalu teh dan stevia.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Tanen Asri sebagai mitra sasaran telah memproduksi teh herbal “Teh Benten” sejak tahun 2010, namun masih menghadapi berbagai permasalahan pada aspek produksi, manajemen usaha, dan pemasaran.

Tim Dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta berupaya untuk menjalin kolaborasi bersama pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Tanen Asri di Dusun Tanen, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar dalam sebuah program pengabdian masyarakat.

Baca Juga: Lima Tahap Pembangunan Rampung, Gedung Baru SMPN 1 Wates Siap Ditempati Tahun Ajaran 2026/2027

Tim Pengabdian Dosen UNS memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana untuk UMKM dan KWT di Dusun Tanen, Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. (Dok Dosen UNS)
Tim Pengabdian Dosen UNS memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana untuk UMKM dan KWT di Dusun Tanen, Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. (Dok Dosen UNS)

 

Kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk memberikan rangkaian pelatihan, pemberian pengetahuan, penerapan teknologi, hingga pendampingan kepada pelaku usaha mikro di Dusun Tanen, Desa Kemuning.

​Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diselenggarakan oleh tim dosen dari Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2026.

Tim pengabdian ini diketuai oleh Ernoiz Antriyandarti (Dosen Program Studi Agribisnis), dengan anggota Indrati Kusumaningrum (Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian) dan Siti Aisyah Tri Rahayu (Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan), serta melibatkan mahasiswa UNS, Naufal Azmii Putra Rachvi dan Lambang Ilham Dwi Syahputra.

Baca Juga: Big Bike New Rebel 1100, Simbol Kebebasan Ekspresi Generasi Modern

dwd
Pelatihan pencatatan keuangan sederhana untuk UMKM dan KWT di Dusun Tanen, Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar oleh Tim Pengabdian Dosen UNS. (Dok Dosen UNS)

 

Kegiatan yang dilakukan pada 16 Juni 2026 ini mengacu pada proposal usulan resmi berjudul "Pengembangan Produk Teh Benalu-Stevia pada KWT Tanen Asri Kemuning Karanganyar sebagai Minuman Herbal Fungsional Pendukung Pencegahan Penyakit Degeneratif".

​Pada kegiatan yang dilaksanakan pada 16 Juni 2026 di Dusun Tanen, Desa Kemuning tersebut, terdapat beberapa rangkaian kegiatan utama, di antaranya sosialisasi terkait peningkatan standardisasi mutu industri pangan oleh Bapak Dimas Rahardian Aji Muhammad dan pelatihan pencatatan keuangan oleh Ibu Siti Aisyah Tri Rahayu Pelatihan dan pendampingan ini diikuti secara aktif oleh pelaku usaha mikro dengan tingkat antusiasme yang tinggi. ​

Fokus kegiatan diarahkan untuk memecahkan tantangan mendasar pelaku usaha dalam menerapkan standardisasi produk dan pengemasan sehingga memiliki sertifikasi mendasar untuk diedarkan.

Baca Juga: Dinilai Lamban, Progres Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen di Magelang Disorot DPRD Kabupaten Magelang

Selain itu, terdapat pula pelatihan mengenai pencatatan keuangan melalui perangkat lunak (software) aplikasi Android yang diberikan dengan tujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya pencatatan dalam sebuah usaha.

Selama kegiatan berlangsung, para anggota yang hadir tidak hanya menerima materi teori, namun juga terlibat langsung dalam sesi tanya jawab bersama dan sesi praktik. 

Pada kegiatan ini, anggota yang hadir membawakan produk dan aktif dalam menerima kritik, saran, serta masukan dari pengisi materi, terutama terkait standardisasi produk agar dapat diedarkan.

​Program pemberdayaan komprehensif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan nilai tambah gizi dan ketahanan pangan herbal, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat peningkatan keterampilan kerja UKM, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Baca Juga: BPS Yakin Sensus Ekonomi di Gunungkidul Tuntas Lebih Cepat

Kegiatan ini sekaligus mendukung tujuan pemerintah dalam memperkuat kewirausahaan dan industri kreatif berbasis sumber daya lokal.

Melalui implementasi nyata di lapangan, UNS menegaskan komitmennya untuk mentransformasikan hasil riset dosen dan mahasiswa menjadi kebermanfaatan langsung bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi civitas akademika UNS dalam mendorong standardisasi produk UMKM sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pelaku usaha mikro di Dusun Tanen, Desa Kemuning.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tim Pengabdian Dosen UNS #Beri Pelatihan #KWT Tanen Asri #Standarisasi Mutu Industri Pangan #karanganyar