Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penyesuaian UKT bagi Mahasiswa Terdampak, UGM Siapkan Berbagai Skema untuk Korban Bencana Sumbagut

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 5 Desember 2025 | 04:13 WIB
Ilustrasi UKT.
Ilustrasi UKT.

 

JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) turut pro aktif dalam membantu penanganan pascabencana di Sumatera bagian utara (Sumbagut). Salah satu bentuk bantuan yang akan diberikan adalah perencanaan penyesuaian Upah Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang daerahnya terdampak.

"Kami sampai saat ini masih dalam posisi untuk mendata, tetapi kemungkinan untuk itu (keringanan UKT) ada untuk kami lakukan," ujar Sekretaris Universitas (SU) UGM Dr. Andi Sandi saat dikonfirmasi, Kamis (4/12).

Menurutnya, UGM akan melakukan tindakan cepat untuk memastikan para mahasiswa terdampak tetap bisa menjalankan perkuliahannya. Sebab, mulai pekan depan di UGM sudah masuk pada masa Ujian Akhis Semester (UAS).

"Nah, ini yang sekarang kami lagi kumpulkan data-datanya, kami akan lihat nanti tindakan-tindakan mitigasi yang akan dilakukan, mungkin sampai pada tahap penyesuaian UKT," bebernya.

Skema penyesuaian UKT, lanjutnya, akan di lihat dari kasus per kasus. Sebab, tidak bisa dipukul rata atau disamakan semua. Penyesuaian UKT juga dinilai bisa dilakukan melalui pengajuan dari pimpinan fakultas ke universitas. "Makanya sekarang kita lagi kompilasi jumlah mahasiswa kami yang terdampak bencana Sumatera," tegasnya.

Penyesuaian UKT yang dimaksud belum disampaikan secara mendetail. Baik berupa bantuan uang saku sementara, pengurangan ataupun penyesuaian masa pembayaran. Setiap fakultas, saat ini diminta untuk mengkompilasi jumlah mahasiswa yang terdampak terlebih dahulu.

"Mungkin ada mahasiswa kami yang sudah mendapatkan beasiswa, tapi biaya hidupnya juga, karena tidak menutup kemungkinan ada juga mahasiswa-mahasiswa kami yang UKT nol terdampak juga," jelasnya.

Ia juga merasa prihatin dengan para mahasiswa terdampak agar mereka bisa lancar kontak dengan saudara yang ada di lokasi bencana. Sebab, beberapa mahasiswa dan dosen serta tenaga pendidik di UGM juga berasal dari lokasi bencana yang otomatis mempunyai keluarga di sana.

Unit Disaster Response Unit (DERU) dari UGM saat ini tengah menuju lokasi bencana. Namun, untuk menerjunkan KKN ke lokasi bencana masih perlu pertimbangan.

Sebab, di sana akses masih sulit dan hampir institusi negara menuju ke sana. "Jadi, kami jangan sampai malah menambah beban, tapi kami masih membuka kemungkinan untuk itu," ucapnya.

UGM juga mempersiapkan langkah-langkah rehabilitasi dan juga penanganan di lokasi bencana. khususnya menggunakan ahli-ahli dari UGM. Bantuan berupa keahlian, bahan pokok juga dipersiapkan. "Mungkin tidak besar, karena ini kita kumpulkan dari donasi para mitra, civitas universitas, dan juga para alumni," ujarnya. (oso/pra)

Editor : Heru Pratomo
#UGM #ukt #sumbagut #Andi Sandi #bencana Sumatera