Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Drone hingga Gim Horor Nusantara Jadi Produk Unggulan Unitdar Magelang di KMI Expo 2025

Naila Nihayah • Sabtu, 22 November 2025 | 10:30 WIB
Universitas Tidar (Untidar) menampilkan empat produk unggulan mahasiswa pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2025 di Kampus Sidotopo. Sebagai tuan rumah, Untidar menghadirkan inovas
Universitas Tidar (Untidar) menampilkan empat produk unggulan mahasiswa pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2025 di Kampus Sidotopo. Sebagai tuan rumah, Untidar menghadirkan inovas

 

Universitas Tidar (Untidar) menampilkan empat produk unggulan mahasiswa pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2025 di Kampus Sidotopo. Sebagai tuan rumah, Untidar menghadirkan inovasi dari berbagai sektor. Mulai dari jasa kreatif, kuliner berbasis rempah, peternakan berkelanjutan, hingga industri gim digital.

Inovasi tersebut mencerminkan keragaman ide serta pertumbuhan ekosistem wirausaha muda di kampus tersebut.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian pengunjung adalah Jasa Aerial Fotografi, layanan dokumentasi menggunakan drone dan kamera profesional dengan skema harga yang dapat disesuaikan kebutuhan.

Usaha mahasiswa ini mencatat omzet Rp 6 juta dan kini melayani beragam segmen pasar, termasuk instansi, UMKM, komunitas wisata, pelajar, hingga masyarakat umum.

Pada sektor kuliner, mahasiswa juga menghadirkan produk Es Herbalicious, es krim berbahan dasar rempah lokal dengan varian kunyit asam dan beras kencur. Produk ini meraih omzet antara Rp300 ribu hingga Rp1,2 juta, meski tim mengakui distribusi yang mudah mencair menjadi tantangan utama dalam pengembangan pasar.

Dari bidang teknologi kreatif, Untidar memperkenalkan gim horor Nusantara: Pasar Bubrah, yang terinspirasi dari kawasan pos 3 Gunung Merapi. Gim ini dipasarkan melalui platform digital Steam dan itch.io dengan harga 10 dolar AS.

Baca Juga: 3.891 Koperasi Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi, 1.257 Lahan Siap Dibangun Gudang

Dengan dukungan pendanaan Rp 10,9 juta, pengembangan gim telah memasuki tahap quality control, setelah melalui proses panjang riset dan validasi konsep. Produk digital ini menyasar pemain usia 15–31 tahun.

Sementara itu, produk dengan skala usaha terbesar ditunjukkan oleh tim SarwoMendho, yang bergerak pada sektor budidaya ternak berbasis circular economy.

Berawal dari hanya 8 ekor, populasi ternak meningkat menjadi 62 ekor, menghasilkan omzet mencapai Rp 620,2 juta. Keberhasilan tersebut dicapai melalui penerapan siklus produksi yang efisien dan minim limbah.

Baca Juga: Masyarakat Percaya Kabanaran di Kulon Progo Merupakan Markas Pangeran Mangkubumi

Asisten Deputi Pengembangan Peran Wirausaha Kemenkop UKM RI Ginda P. Siregar memberikan apresiasi atas penyelenggaraan expo tahun ini. Dia menilai, pelibatan UMKM lokal menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan pelaksanaan KMI di tahun-tahun sebelumnya.

"Menarik sekali karena tidak hanya mahasiswa yang terlibat, tetapi juga para pelaku UMKM. Ini memberi warna baru dalam KMI Expo," tuturnya, Jumat (21/11).

Ginda berharap, semakin banyak generasi muda terjun menjadi wirausaha, sehingga mampu menciptakan dampak lebih luas bagi masyarakat.

Ketua Pelaksana KMI Expo XVI 2025, Prof Parmin mengatakan, melalui partisipasi dalam KMI Expo 2025, Untidar menargetkan peningkatan minat mahasiswa dalam berwirausaha. Selain itu juga perluasan jejaring kolaborasi serta peningkatan kualitas inovasi berbasis kebutuhan pasar. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#KMI EXPO 2025 #Magelang #produk unggulan #Nusantara #Untidar #drone #horor #gim