MAGELANG – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Academic Library Innovation Award (ALIA) 2025 yang digelar Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia Wilayah Jawa Tengah (FPPTI-Jateng) di UIN Raden Mas Said Surakarta, Rabu (20/8).
Prestasi Unimma diraih berkat terobosan Research Data Services (RDS). Sebuah layanan pengelolaan data riset yang dikembangkan tim pustakawan Yunda Sara Sekar Arum, Rizki Shofak Isnaini, dan Atin Istiarni.
Menurut Atin, RDS lahir dari kebutuhan mendukung iklim riset yang kian berkembang dan meningkat di Unimma. "RDS hadir untuk memastikan data riset tidak hanya tersimpan, tetapi juga dikelola, diakses, dan dimanfaatkan secara luas," jelasnya, Minggu (24/8).
Dia menjelaskan, RDS memperluas peran pustakawan dari sekadar penyedia informasi menjadi fasilitator riset. Layanan ini mendampingi peneliti dalam tiga tahap. Yakni pra-penelitian, saat penelitian, dan pasca-penelitian.
Dengan begitu, luaran riset bisa terdokumentasi, terdistribusi, dan tetap berpegang pada etika akademik. Saat ini, RDS telah diintegrasikan dalam program literasi informasi dan kurikulum internal Unimma.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Digital Unimma Prof Yun Arifatul Fatimah mengaku bangga dengan capaian yang diraih. Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa dosen dan tenaga kependidikan Unimma mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bagi Unimma, lanjut dia, penghargaan ALIA 2025 bukan hanya soal prestasi. Tetapi juga penegasan bahwa perpustakaan berperan strategis dalam mendukung riset dan publikasi ilmiah serta menjadi motor penggerak transformasi digital kampus. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo