Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebih dari 80 Mahasiswa Internasional Resmi Bergabung dengan FEB UGM di 2025

Fahmi Fahriza • Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:30 WIB

 

Mahasiswa asing baru yang masuk ke FEB UGM tahun ajaran 2025/2026
Mahasiswa asing baru yang masuk ke FEB UGM tahun ajaran 2025/2026
 

JOGJA - Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM secara resmi menyambut 81 mahasiswa internasional pada semester gasal tahun ajaran 2025/2026 melalui kegiatan Orientation Day di Alumni Corner.  Mereka terdiri atas mahasiswa program sarjana dan magister yang mengikuti dual degree serta student exchange program selama satu hingga dua semester ke depan.

Selain itu, FEB UGM juga menerima delapan mahasiswa asing yang menempuh studi penuh atau full degree. Mereka berasal dari Chile, Pakistan, Timor Leste, Papua Nugini, dan Kamboja yang akan menempuh pendidikan di Magister Akuntansi, Magister Ekonomika Pembangunan, serta Magister Manajemen.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM Bayu Sutikno menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan universitas mitra internasional terhadap FEB UGM. Diakui, 81 mahasiswa internasional ini berasal dari 22 negara dan 31 universitas mitra.  "Jumlah tersebut meliputi 65 mahasiswa program sarjana dan 16 mahasiswa program magister," katanya, Senin (18/8).

Ia menuturkan, hal itu secara garis besar menunjukkan reputasi FEB UGM yang dipandang baik oleh universitas mitra internasional.  "Upaya membangun keterlibatan dengan mitra internasional juga akan terus kita tingkatkan," ujarnya.

Bayu juga mengingatkan para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar di Jogjakarta tidak hanya untuk menimba ilmu akademis, tetapi juga memperkaya pengalaman hidup.

"Nikmati pengalaman selama di Jogja. Jangan hanya belajar, tetapi juga berkawan dengan banyak teman dan eksplorasi destinasi. Kalian datang ke kampus ini sebagai ambassador dari negara dan kampus kalian," pesannya.

Selain itu, ia juga berpesan agar para mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan dan kembali ke negara masing-masing, diharapkan juga akan menjadi ambassador FEB UGM dan Indonesia di kancah internasional.

Disebutkan, kegiatan Orientation Day ini menjadi ajang pengenalan kampus bagi mahasiswa internasional. Mereka mendapatkan penjelasan seputar program studi, proses pembelajaran, administrasi akademik, hingga tata tertib kampus. Selain itu, pengenalan budaya, fasilitas, hingga aturan berkendara di lingkungan kampus dan Jogjakarta juga disampaikan.

Salah satu sesi pengenalan budaya disampaikan Dosen Manajemen FEB UGM RR Tur Nastiti, yang menekankan pentingnya memahami nilai kolektivisme masyarakat Indonesia. Ia berpesan agar mahasiswa internasional menghormati budaya lokal tempat mereka menempuh studi.

 

Elana Gupffert dari University of Groningen menyebut kegiatan ini sangat membantu. "Sangat informatif. Sebelumnya saya punya banyak pertanyaan teknis, tapi setelah kegiatan ini semua terjawab. Saya juga menantikan untuk belajar lebih banyak soal budaya Indonesia," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Roeland Kersten dari Erasmus University Rotterdam. Menurutnya, pengenalan budaya Indonesia, khususnya Jogjakarta, sangat penting bagi mahasiswa internasional.

"Sejauh ini sangat bagus karena kita belajar banyak mengenai budaya. Tips budaya seperti bagaimana cara bertindak di publik itu penting, karena beradaptasi bisa menjadi tantangan," tuturnya. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Mahasiswa #sarjana #FEB UGM #UGM #mahasiswa internasional #semester gasal #Fakultas Ekonomika dan Bisnis #pembelajaran #internasional #FEB #program studi #Universitas