Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siap Masuk Dunia Kerja! UGM Gandeng Perbankan, Mahasiswa Disabilitas Kini Punya Peluang Magang dalam Capable Internship Program

Fahmi Fahriza • Selasa, 29 April 2025 | 04:18 WIB

 

 
Simbolis: UGM melakukan fasilitasi kerja sama magang bagi mahasiswa disabilitas dengan perbankan.
Simbolis: UGM melakukan fasilitasi kerja sama magang bagi mahasiswa disabilitas dengan perbankan.
 
JOGJA - Pemberian fasilitas dan layanan yang merata bagi seluruh civitas akademika, jadi salah satu upaya yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). 
 
Teranyar, UGM melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang dimilikinya, membangun kerja sama dengan Bank Sinarmas dalam  Capable Internship Program. 
 
Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM sekaligus Ketua ULD UGM Wuri Handayani menerangkan, melalui program ini, Bank Sinarmas membuka peluang bagi mahasiswa UGM penyandang disabilitas untuk bisa mendapat pengalaman nyata di dunia kerja, melalui lingkungan kerja yang inklusif. 
 
Baca Juga: Bakal Segera Terealisasi, Pemkot Jogja Matangkan Konsep Sekolah Rakyat lewat Kerja Sama Tamansiswa: Hasto Sebut Upaya Menegaskan Keistimewaan
 
"Program ini diawali dengan kerja sama FEB UGM dengan Bank Sinarmas. Setelahnya, Bank Sinarmas menyampaikan mereka punya program magang untuk teman-teman disabilitas," katanya, Senin (28/4/2025).
 
Secara garis besar, Wuri menilai adanya program kolaborasi tersebut sangat baik dan memang dibutuhkan oleh para mahasiswa. 
 
"Kami sudah berdiskusi cukup intens, membahas seperti apa bentuk kerja sama yang diharapkan, dan teknisnya nanti," paparnya.
Baca Juga: Pembukaan Lahan pada Greenbelt Berlanjut, Tanah Berstatus Pakualamanaat Grond, Pemkal Palihan Tak Tahu-menahu
 
Secara garis besar, penyandang disabilitas sering kali mengalami kesulitan dalam mengakses pekerjaan di sektor formal, karena berbagai stigma negatif.
 
Bahkan masih banyak anggapan bahwa penyandang disabilitas tidak mampu, tidak punya kapasitas, atau hanya bisa bekerja di sektor informal. 
 
Namun dengan adanya kesempatan ini, Wuri berharap bahwa program ini bisa membuktikan, para penyandang disabilitas jika diberikan akses dan kesempatan yang sama, juga dapat menunjukkan kemampuan yang luar biasa. 
 
Baca Juga: Pembukaan Lahan pada Greenbelt Berlanjut, Tanah Berstatus Pakualamanaat Grond, Pemkal Palihan Tak Tahu-menahu
 
Ia mencontohkan, pada 2023 lalu mahasiswa penyandang disabilitas dari prodi Manajemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Pertanian UGM, pernah berkesempatan magang di BBC News.
 
Mengingat hal itu, Wuri semakin semangat untuk memberi fasilitasi teman-teman disabilitas yang juga ingin mencoba program magang. 
 
"Artinya, program ini membuka wawasan bahwa mahasiswa disabilitas, jika diberi kesempatan, juga bisa menunjukkan kemampuannya," ujarnya. 
 
Baca Juga: Sengketa dengan PT KAI, Warga Lempuyangan Minta Pendampingan Hukum ke LBH Jogja: Menjelang Sosialisasi Ketiga soal Kompensasi
 
Lebih lanjut, Wuri juga berharap program ini tidak berhenti hanya di tahap magang, tetapi bisa membuka jalan bagi teman-teman disabilitas untuk bisa berkarir. 
 
Disebutkan, ketika perusahaan melihat bahwa mahasiswa penyandang disabilitas ini dapat bekerja dan memiliki kapasitas, perusahaan akan membuka kesempatan bagi yang lainnya juga.
 
"Mengingat ada UU Nomor 8 tahun 2016 yang secara eksplisit menyebut perusahaan swasta yang punya lebih dari 100 karyawan, wajib menyediakan kuota 1 persen untuk penyandang disabilitas," ulasnya.
 
Baca Juga: Cegah Hal Negatif Remaja, Hasto Wardoyo Minta Orang Tua Pahami Kesehatan Mental Anak: Begini Pesannya!
 
Sementara itu, salah satu mahasiswa penyandang disabilitas dari Magister Kimia Fakultas MIPA UGM Fadliah Sarita Rustam mengaku bersyukur karena bisa mendapat pengetahuan baru mengenai program magang dari Bank Sinarmas, yang bisa diikuti oleh mahasiswa penyandang disabilitas. 
 
"Semoga teman-teman disabilitas bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Istilahnya agar bisa sekolah atau mengadaptasi diri sebelum benar-benar masuk ke dunia kerja," pesannya.
Baca Juga: Ribuan Massa Akan Padati Kawasan Malioboro untuk Peringati May Day Kamis 1 Mei: Ini Dia Beberapa Tuntutannya..
 
Lebih dari itu, Fadliah menekankan pentingnya koorporasi atau instansi juga agar lebih banyak dan terbuka memberi kesempatan bagi para penyandang disabilitas secara umum.
 
"Karena ini kesempatan yang berharga dan tidak selalu datang kapan saja. Semangat untuk teman-teman," tandasnya. (iza)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kerja sama magang #Perbankan #UGM #Mahasiswa Disabilitas #bank sinarmas