Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dies Natalies ke-79, FK-KMK UGM Komitmen Hasilkan Lulusan yang Inovatif, Adaptif, dan Jadi Pelopor

Fahmi Fahriza • Kamis, 6 Maret 2025 | 04:12 WIB

 

   KESEHATAN: Sesi rapat terbuka senat, dalam rangka memperingati puncak Dies Natalis FK-KMK ke-79 UGM 
  KESEHATAN: Sesi rapat terbuka senat, dalam rangka memperingati puncak Dies Natalis FK-KMK ke-79 UGM 
 

 

 

 JOGJA - Inovasi dan adaptivitas setidaknya jadi dua hal yang ditekankan oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) Prof. dr. Yodi Mahendradhata kepada seluruh civitasnya. 

 

Yodi mengungkapkan, hal-hal tersebut jadi indikator penting yang harus dilakukan dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang terjadi saat ini. Khusunya di konteks kesehatan dan kedokteran.

"Fleksibel, adaptif dan produktif penting dilakukan untuk menjadi sebuah learning organization atau generasi pembelajar," katanya dalam rapat terbuka senat, memperingati puncak Dies Natalis FK-KMK ke-79 UGM, Rabu (5/3).

 Baca Juga: Sisa PAD Dikembalikan ke Masyarakat Kota Magelang, Bentuknya dalam Program dan Kegiatan Pembangunan

Ia menguraikan, sepanjang 2024 FK-KMK UGM telah melewati berbagai capaian, tantangan, serta transformasi yang membawa fakultas terus maju. Disebutnya, sepanjang 2024, sinergi dan kolaborasi erat antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta mitra eksternal telah menjadi kunci dalam meraih berbagai pencapaian. 

 

Beberapa capaian tersebut antara lain adalah, dari segi penguatan kurikulum berbasis kompetensi, inovasi dalam metode pembelajaran, pengembangan riset unggulan, hingga pengabdian masyarakat yang berdampak luas, semua hal tersebut diakuinya adalah hasil kerja keras bersama.

 

Selain aspek inovasi dan adaptasi, aspek yang juga sangat penting adalah transformasi. Yodi menilai, transformasi bukan hanya tentang perubahan, tetapi juga tentang kesinambungan dan keberlanjutan. 

Baca Juga: Pemkab Purworejo Tak Akan Cawe-Cawe, Dion Agasi Setiabudi Serahkan Proses Hukum Proyek Mini Zoo Purworejo ke APH 

Dalam perjalanannya, ia menuturkan FK-KMK UGM telah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan kebijakan di sektor pendidikan dan kesehatan, dinamika global, hingga tuntutan inovasi dalam pelayanan medis. 

"Namun, dengan kebersamaan dan kerja sama lintas sektor, saya yakin kita bisa kembangkan FK-KMK UGM jadi institusi pendidikan yang unggul di tingkat nasional atau internasional," tegasnya.

 Baca Juga: Resep Sup Buah Segar, Menu Berbuka Puasa yang Lezat dan Menyegarkan

Ketua panitia senat akademik Prof. Dr. Tri Wibawa, capaian akademik secara berkala terus ditunjukkan oleh FK-KMK UGM. Salah satunya adalah serapan mahasiswa Pascasarjana yang kian bertambah tiap tahunnya."Kami berhasil meningkatkan proporsi mahasiswa pascasarjana, 2023 jumlah mahasiswanya 3.021 dan 2024 menjadi 3.227," ulasnya.

 

Dengan banyaknya SDM yang dimiliki, Tri berujar bahwa FK-KMK ingin terus berkontribusi, termasuk melakukan penelitian yang unggul melalui peningkatan penelitian translasional dan pengembangan inovasi di bidang kedokteran dan kesehatan. "Kami ingin selalu berkontribusi dalam penyelesaian masalah kesehatan dan menjadi rujukan nasional maupun internasional," tandasnya. (iza/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#FK-KMK UGM #adaptif #inovatif #Kesehatan #dies natalies #Lulusan #kedokteran