Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penambahan Prodi Non-Agama Hingga Peningkatan Kuota Mahasiswa Jadi Master Plan UIN Sunan Kalijaga di Tahun 2025

Fahmi Fahriza • Rabu, 19 Februari 2025 | 07:00 WIB

 

Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan
 

 

SLEMAN - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga telah memiliki master plan yang akan dijalankan tahun ini. Seperti rencana penambahan kuota mahasiswa, hingga program studi (prodi) non-agama.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menjelaskan, pada 2025 pendaftaran untuk mahasiswa baru ditambah 1.000 kursi. Menjadi 6.000 orang. “2024 jumlahnya 5.000 mahasiswa," katanya Selasa (18/2).

Menurutnya, rasionalisasi dari penambahan kuota tersebut bukan tanpa sebab. Salah satunya, kuota pendaftar di semua jalur masuk ke UIN memang tinggi setiap tahunnya.

 Baca Juga: Viral dalam Video 30 Detik, Polisi Tangkap Penganiaya Kucing di Pasar Wonokriyo, Kebumen

Dia mencontohkan, pada tahun lalu ada sekitar 71 ribu pendaftar. Namun, kuota yang disediakan bahkan tidak bisa menampung separonya. "Kami cukup yakin angka 6.000 itu realistis untuk kami raih," ungkapnya.

Selain itu, alasan lain adalah karena UIN Sunan Kalijaga kini memiliki berbagai prodi yang kompetitif dan tinggi peminat. Selain itu, ada juga beberapa prodi baru yang direncanakan untuk dibuka.

"Misal sains biomedis, itu baru beroperasi tahun lalu. Pendaftarnya sampai 700, dan kami baru bisa menerima 42 mahasiswa," lontarnya.

Secara akumulatif, Noorhaidi menuturkan bahwa UIN saat ini memiliki 44 prodi. Sebanyak 25 di antaranya merupakan prodi keagamaan, sedangkan sisanya 19 prodi umum. "Seluruhnya sudah terakreditasi. Banyak juga yang terakreditasi internasional seperti AUN-QA, FIBAA," urainya.

Sementara itu, Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga Handini mengungkapkan, ada beberapa periode dan timeline penerimaan mahasiswa baru (PMB) di UIN Sunan Kalijaga. "Kami sudah mulai buka untuk siswa MA, SMA, SMK, dan pendidikan kesetaraan pondok pesantren," ucapnya.

Selain itu, seleksi PMB UIN juga memfasilitasi jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berdasarkan tes (UTBK SNBT), seleksi prestasi akademik nasional perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (SPAN PTKIN), ujian masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (UM PTKIN), hingga jalur mandiri.

"Biaya pelaksanaan SNBP & SPAN-PTKIN ditanggung pemerintah, jadi siswa tidak dipungut biaya pendaftaran," serunya.

 

Lalu untuk SNBP dan SPAN-PTKIN, lanjutnya, calon pendaftar hanya perlu melampirkan nilai rapor dan portofolio. “Tanpa ujian tertulis," tandasnya. (iza/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Mahasiswa #sunan kalijaga #Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes #UIN Sunan Kalijaga #jalur masuk #master plan #Universitas Islam Negeri (UIN) #Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) #pendaftar #kuota #prodi #Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri #rencana #UTBK SNBT #penerimaan mahasiswa baru #Penambahan #program studi