JOGJA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menambah program studi (prodi) baru terkait keilmuan bidang seni. Dengan membuka prodi baru, yakni Desain Komunikasi Visual (DKV).
Sekretaris Departemen Pendidikan Seni Rupa UNY Ismadi mengungkapkan, prodi DKV tersebut nantinya akan bernaung di bawah Departemen Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya (FBSB). DKV yang juga dikenal dengan istilah desain grafis tersebut, jadi cabang keilmuan yang mempelajari pemahaman bahasa visual sebagai media komunikasi.
"Pada perkembangannya, media komunikasi bertumbuh cepat bersama dengan makin mutakhirnya teknologi yang ada," katanya, Jumat (14/2).
Dengan demikian, Ismadi berharap hadirnya DKV di UNY bisa menjadi jawaban akan kebutuhan terhadap profesional di bidang olah visual, yang mampu beradaptasi dengan ragam media yang relevan dengan zamannya. Dia menerangkan, keunikan yang diusung oleh prodi DKV FBSB UNY adalah dapat menghasilkan produk DKV yang tidak hanya untuk umum, namun juga bermanfaat untuk pembelajaran.
Secara perencanaan, prodi DKV UNY berfokus pada enam aspek utama. Yaitu seni, budaya, pendidikan, sains, teknologi dan kewirausahaan. Diakuinya, seni, budaya dan pendidikan adalah jiwa dari setiap proses dan karya yang diciptakan sehingga berkearifan lokal.
Sementara, sains dan teknologi menjadi sumber kekayaan sarana untuk tumbuh dan berkembang seiring tuntutan masyarakat global. "Lalu kewirausahaan itu modal dasar untuk terus produktif dan punya andil di tengah masyarakat, khususnya industri kreatif," ulasnya.
Prodi S1 DKV UNY menawarkan tiga jalur peminatan, yaitu Branding, Media Interaktif dan Animasi Kreatif sebagai jalur peminatan unggulan. Ada sejumlah mata kuliah menarik yang terdapat dalam kurikulum program studi DKV UNY, diantaranya Fotografi Kreatif, Ilustrasi Digital, Videografi dan Perancangan Desain Berkelanjutan.
Ia memproyeksikan, calon lulusannya akan mendapat kesempatan memiliki keahlian utama dalam pengembangan DKV, dalam bentuk animasi kreatif.
"Ke depan, dunia animasi kreatif itu salah satu aspek industri kreatif yang potensial dan berdampak cukup signifikan di perekonomian nasional," tuturnya. "Kuota SNBP 16 orang, SNBT 24 orang, dan jalur Seleksi Mandiri mempunyai kuota 40 orang," rincinya. (iza/pra)