Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sekolah Pascasarjana UGM Bantu Buat Sumur Bor di Purworejo, Kualitas Air Bisa untuk Minum

Jihan Aron Vahera • Rabu, 22 Januari 2025 | 00:52 WIB

 

 

 

Peresmian sumur bor bantuan untuk Desa Karangrejo, Loano, Purworejo guna membantu warga saat musim kemarau paa Senin (20/1).
Peresmian sumur bor bantuan untuk Desa Karangrejo, Loano, Purworejo guna membantu warga saat musim kemarau paa Senin (20/1).

 

 

PURWOREJO - Warga Desa Karangrejo, Loano, Purworejo mendapatkan bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan selama musim kemarau. Sumur bor tersebut berasal dari Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM Jogjakarta dan paguyuban alumni SMAN 1 Purworejo (Muda Ganesa).

Dekan SPs UGM Prof. Siti Malkhamah berharap, dengan adanya bantuan sumur bor itu, kebutuhan air bersih warga Desa Karangrejo dapat terpenuhi saat musim kemarau. "Semoga warga bisa memanfaatkannya dengan bijaksana," harapnya.

Dikatakan, kualitas air yang dihasilkan dari sumur bor tersebut bagus dan bisa digunakan untuk masak atau air minum. "(Bantuan sumur bor) bisa menghasilkan dua liter air per detik," jelasnya, Selasa(21/1). 

Selama ini, warga di desa tersebut selalu kesulitan air bersih saat musim kemarau. Bahkan, mereka hanya mengandalkan bantuan pasokan air bersih selama kemarau. "Kalau musim kemarau kami mengandalkan droping air bersih dari PDAM Purworejo. Kami juga masih mengandalkan sumur-sumur tradisional," kata Kades Karangrejo Patnani.

Dengan bantuan sumur bor dari UGM, bisa untuk memenuhi kebutuhan warga di dua dusun. Yaitu Dusun, Karangjati dan Krajan terdiri dari 150 KK. "Tinggal Dusun Caok yang belum, semoga ke depan bisa dapat," ucapnya.

Pembuatan sumur bor untuk air bersih di Desa Karangrejo itu, awalnya melalui skema pendanaan hibah penelitian SPs yang berkaitan dengan potensi air tanah di DAS Bogowonto sebesar Rp 30 juta.  Kemudian setelah potensi air tanah di DAS Bogowonto terbuat, dilanjutkan dengan sampling area.

Salah satunya di Desa Karangrejo. Selanjutnya, dibuat kegiatan awal untuk observasi yang dilanjutkan dengan survei lapangan melalui skema pendanaan hibah pengabdian kepada masyarakat (PKM) Rp 15 juta,

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Perwitasari yang juga dari Muda Ganesa Hermawan Wahyu Utomo mejelaskan, pemenuhan air bersih ada dua tipe, yaitu pipa dan non pipa. Desa Karangrejo merupakan daerah yang tidak bisa diberi pipa sehingga dibantu.

Dia berharap, Pemdes Karangrejo juga bisa menganggarkan biaya perawatan saluran pipa-pipa yang ada. Sebab, jika hanya mengandalkan iuran langganan warga Rp 1.000 per kubik air, sangatlah kurang. (han/pra)

Editor : Heru Pratomo
#UGM #air minum #Loano #sekolah pascasarjana #Karangrejo #sumur bor #Grabag #PDAM #SMAN 1 Purworejo #Purworejo