SLEMAN - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menjalin kolaborasi dengan University Kuala Lumpur Malaysian Institute of Chemical and Bioengineering Technology (UniKL MICET). Program yang diusung ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya masing-masing mahasiswa.
Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri UMBY Daniel Ari Widhiatama menjelaskan, mahasiswa UniKL, dosen, hingga mahasiswa asing UMBY mengikuti kegiatan pengenalan sejarah dan budaya Jawa. Berlangsung di Sasana Sambisena, Depok, Sleman. Mereka belajar jemparingan, gejog lesung, hingga mencoba tari tradisional dan mengenakan busana Jawa.
"Kami juga ajari menyanyikan lagu dolanan Jawa, mereka antusias sekali," lontarnya.
Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut juga dilakukan cultural sharing session oleh para mahasiswa internasional dari UMBY maupun UniKL. "Mahasiswa berbagi info sejarah, budaya dan tradisi negara masing-masing seperti Prancis, Turkmenistan, Tajikistan, Indonesia, dan Malaysia," urainya.
Dia berharap, international mobility yang dilakukan dapat meningkatkan wawasan dan lintas budaya antarnegara. Sehingga mampu mengasah dan meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill. "Ini juga memperkuat kerja sama dan implementasi riil antara UMBY dengan UniKL," lanjutnya.
Sementara itu, perwakilan dosen dari UniKL Amin Safwan mengapresiasi UMBY yang turut memperkenalkan berbagai kebudayaan baru. "Kami senang hadir di UMBY untuk berbagi ilmu dan pengalaman," ucapnya.
Penuturan lain datang dari salah satu mahasiswa dari Institut SupBiotech de Paris Amokrane Lyna yang mengikuti student exchange di UniKL. Lyna mengungkapkan rasa senang karena bisa mengenal dan menikmati budaya Indonesia. "Senang sekali, kami makan aneka masakan tradisional, sampai mengenakan pakaian khas mereka," bebernya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita