SLEMAN - Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) menerima kunjungan visitasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Kunjungan kali ini bertujuan untuk mengecek kesiapan fasilitas dan sumber daya dalam rangka mendukung berdirinya Fakultas Kedokteran di Unjaya.
"Visitasi ini penting untuk menilai kesiapan kami dalam menghadirkan fakultas kedokteran yang unggul di masa depan," kata Rektor Unjaya Triana Hertiani Selasa (26/11/2024).
Baca Juga: Siswa SMK Temukan Bayi Laki-Laki di Jembatan Widuri, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul
Triana menuturkan, pihaknya secara terbuka juga menerima ragam masukan dan saran dari Kemenkes RI. Diakuinya, beberapa masukan yang disampaikan meliputi peningkatan kurikulum, sarana prasarana, hingga kualitas pengajar.
"Selain itu juga disampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran ke depannya," ungkapnya.
Melalui visitasi ini, Unjaya semakin berkomitmen untuk menindaklanjuti persiapan pembukaan fakultas. Sekaligus siap menjalankan semua rekomendasi dari Kemenkes RI.
Dia menekankan, pendirian Fakultas Kedokteran ini merupakan salah satu usaha kampus dalam memenuhi kebutuhan tenaga dokter di Indonesia. Khususnya dalam lingkup TNI Angkatan Darat.
Baca Juga: Skandal Judi Online di Kemenkomdigi: Alwin Jabarti, Keponakan Megawati Jadi Tersangka
"Kami ingin menghasilkan tenaga medis yang tidak hanya kompeten, tapi juga siap berkontribusi di sektor kesehatan, baik tingkat nasional atau di lingkungan militer," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan Kemenkes RI Oos Fatimah Rosyati berujar, berbagai aspek secara kompleks perlu benar-benar diperhatikan dalam proses pembukaan fakuktas kedokteran.
"Kami lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur, dan fasilitas pendukung seperti dosen dan tenaga pendidik. Kami mau memastikan bahwa fasilitas yang ada memenuhi standar nasional," lontarnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita