RADAR JOGJA - Uha Isnaini, dosen FMIPA UGM ini ikut di berbagai komunitas sepeda. Sebab bersepeda jadi salah satu kegiatan yang menyehatkan dan punya banyak manfaat.
Upaya hidup sehat dengan aktif bersepeda ini juga turut ditularkan kepada mahasiswanya. Dia pun selalu memberikan tips bagi pemula. Terlebih jika hanya speed yang dijadikan tujuan dalam suatu event. “Badan itu perlu adaptasi, bertahap,” ucapnya Minggu (6/10/2024).
Dia pun ingat saat pertama kali mulai menggowes. Jarak satu kilometer, napas sudah ngos-ngosan. “Terus makin jauh jaraknya, rasanya senang, wah bisa ya sampai sini," papar Uha selaku ketua Fundurance, ajang kegiatan bersepeda di FMIPA UGM.
Uha juga membagikan berbagai peralatan pendukung yang dapat dimiliki. Seperti helm, kaus tangan, sepatu, dan jam heart rate monitor.
Baca Juga: Hasil Juventus vs Cagliari: Penalti Razvan Marin Gagalkan Kemenangan Didepan Mata Bianconeri
Diakuinya, memilih peralatan harus diperhatikan fungsinya. Agar tidak membahayakan diri sendiri saat bersepeda. Termasuk dalam memilih jenis sepeda itu sendiri. Mahasiswa juga perlu menguasai pengetahuan atau rajin mencari info terkait cara bersepeda yang baik demi keselamatan diri sendiri. “Seperti cara ngerem, berat badan harus di belakang gak asal ngerem, karena bisa jatuh. Sepatu sepeda juga beda feel-nya," sebutnya.
Uha juga berpesan pada mahasiswa sekaligus pesepeda pemula agar mampu mengukur diri sendiri. Jika mengikuti rombongan pesepeda, tak usah dipaksakan jika tidak mampu. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita