Jalur Penghubung Pantai Cangkring-Pantai Tanggul Tirto Ditutup karena Rusak akibat Abrasi

Aris Romadhon • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 01:23 WIB

 

Jalan penghubung Pantai Cangkring-Tanggul Tirto ditutup akibat abrasi, yang terjadi sekitar bulan Agustus-September 2026.
Jalan penghubung Pantai Cangkring-Tanggul Tirto ditutup akibat abrasi, yang terjadi sekitar bulan Agustus-September 2026.

 

 

 

 

BANTUL - Jalur penghubung antara Pantai Cangkring dan Pantai Tanggul Tirto di Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, ditutup setelah mengalami kerusakan akibat abrasi sekitar Agustus-September.

Kerusakan tersebut membuat akses jalan yang sebelumnya digunakan sebagai jalur penghubung antarpantai tidak lagi dapat dilalui.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul Istiyani menyampaikan, jalur tersebut merupakan jalan penghubung yang berada di kawasan pantai.

Baca Juga: Ketiban Berkah JJLS, Penjualan Getuk Goreng Naik 20 Persen: Omzet Tembus Rp5 Juta Per Pekan

 Akses itu tidak menjadi jalur utama wisatawan karena ukurannya relatif kecil dan tidak semua wisatawan mengetahuinya. "Jadi yang tahu saja sih. Enggak semua wisatawan tahu, toh, Mas. Itu kan jalannya kecil," ujar Istiyani (23/9).

Istiyani menjelaskan, jalur tersebut sebelumnya digunakan sebagai akses penghubung, di antaranya bagi warga yang hendak menuju kawasan kebun atau ladang.

Meski mengalami kerusakan, ia menyebut kondisi tersebut tidak terlalu berdampak terhadap aktivitas pariwisata di kawasan tersebut. Salah satu alasannya, jalur itu memang bukan akses utama wisatawan.

Baca Juga: Bawa Pulang 21 Medali, Bantul Jadi Juara Umum PORPRIDA DIY Tahun Ini

Terkait penanganan jalan yang rusak, Istiyani mengatakan penanganan jalan tersebut kemungkinan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul.

Istiyani juga mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah sudah ada usulan perbaikan dari DPUPKP Bantul maupun kapan penanganan akan dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon menyampaikan, pihaknya masih melakukan koordinasi terkait kondisi jalan tersebut.

Baca Juga: Dalami Dugaan Pungli di Alkid, Polresta Jogja Panggil Saksi Tambahan

Dia juga menyebut belum menerima laporan resmi mengenai kerusakan jalan akibat abrasi tersebut. "Secara resmi belum ada," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai target penanganan maupun waktu perbaikan jalan, Jimmy belum memberikan kepastian. "Nanti kita koordinasikan dulu," katanya.

Jimmy menambahkan, berdasarkan informasi yang diketahuinya, jalur tersebut kemungkinan merupakan jalan inspeksi. "Sepertinya jalan inspeksi dulunya," ujarnya.  (cr2/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
Pantai Cangkring srandakan abrasi Bantul jalan penghubung