BANTUL - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penguatan akses pemasaran. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan bazar lewat Bazar UMKM rutin setiap Kamis dengan rentang waktu dua minggu sekali.
Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Koperasi Bantul Yudha Sutikna mengatakan, kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM binaan dan anggota asosiasi pelaku usaha di Bantul. Hingga saat ini, sekitar 10-15 UMKM secara konsisten mengikuti bazar. Produk yang ditawarkan tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga mencakup kerajinan, fesyen, hingga produk mentah.
Pelaku UMKM yang mengikuti bazar bahkan telah dilibatkan dalam sejumlah kegiatan ekspo di luar lokasi bazar, salah satunya di Kulon Progo. Mereka juga pernah mengikuti Bantul Ekspo. "Prosesnya dari awal dulu, tidak langsung kita mau kirim ke tingkat internasional atau nasional. Tingkatnya ya yang lokal-lokal dulu," katanya kepada Radar Jogja, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga: Babinsa di Sleman Kemalingan Burung Murai Batu, Rugi Rp 11 Juta
Pengembangan UMKM juga diarahkan pada penyediaan ruang usaha yang lebih permanen. Instansi ini bersama Bank Bantul tengah menyiapkan lokasi baru di sisi timur gedung dinas untuk menampung kegiatan UMKM. Lokasi tersebut nantinya direncanakan menggunakan konsep food court.
Selama ini, kegiatan bazar masih memanfaatkan halaman parkir mobil. Dengan adanya lokasi khusus, diharapkan pelaku UMKM memiliki ruang berjualan yang lebih tertata. "Karena memang peluangnya di pemda ini belum ada food court," ujarnya.
Menurutnya, rencana awalnya lokasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM setiap hari. Namun, mekanisme dan teknis pelaksanaannya masih akan dibahas setelah pembangunan tempat tersebut selesai.
Baca Juga: Marak Keracunan MBG, Gubernur DIY Didesak Ambil Tindakan Mitigasi
Ketua Bazar UMKM Ayu mengatakan, pembinaan yang dilakukan instansi tersebut telah memberikan dampak terhadap pemasaran produk para pelaku usaha. Dia telah mengikuti kegiatan bazar sejak 2020. Selama menjadi binaan, merasakan jaringan pemasaran UMKM semakin luas.
Ayu menyambut positif rencana pemindahan bazar ke lokasi baru dengan konsep food court. Para anggota telah bermusyawarah dan menyatakan kesiapan untuk menampilkan produk-produk unggulan mereka. "Berusaha bisa tampil semaksimal mungkin dengan cara mempersiapkan produk-produk unggulan mereka," katanya. (cr2/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita