Jadi Magnet Baru, Bazar Buku Murah Turut Dongkrak Kunjungan Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul

Aris Romadhon • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:00 WIB
TINGKATKAN LITERASI: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bantul menggelar bazar buku di Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul. (Aris Romadhon/Radar Jogja)
 
TINGKATKAN LITERASI: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bantul menggelar bazar buku di Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul. (Aris Romadhon/Radar Jogja)  

BANTUL - Harga buku mulai Rp 6.000 membuat bazar buku murah di Perpustakaan Umum Bantul menjadi magnet baru bagi masyarakat. Tak hanya mendorong minat beli buku, kegiatan tersebut juga ikut mendongkrak kunjungan ke gedung perpustakaan yang sebelumnya belum banyak dikenal warga.

Bazar buku murah tersebut digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bantul berkolaborasi dengan Paguyuban Penerbit Jogja. Kegiatan berlangsung 7-23 Agustus di gedung Perpustakaan Umum Bantul.

Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bantul Endri Astuti mengatakan, bazar menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan di tengah tantangan literasi pada era digital. Apalagi, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah perlu mencari pola kerja sama untuk tetap menghadirkan program literasi.

Baca Juga: DPP Kota Jogja Catat 21 Kasus Gigitan Hewan Didominasi Gigitan Anjing, Ada Ancaman Sanksi bagi...

"Karena kita tahu bahwa literasi ini merupakan PR di era digital," ujar Endri kepada Radar Jogja, Selasa (18/8).

Menurut dia, keberadaan bazar juga memberikan efek lain bagi perpustakaan. Warga yang awalnya datang untuk berburu buku murah akhirnya mengenal dan mengunjungi fasilitas perpustakaan. "Yang sebelumnya belum pernah berkunjung, adanya bazar, ke bazar. Akhirnya dia berkunjung ke perpustakaan," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Paguyuban Penerbit Jogja Agus mengatakan, pihaknya terlibat dalam kegiatan tersebut karena ingin memperluas akses masyarakat terhadap buku berkualitas dengan harga terjangkau. Buku anak menjadi salah satu koleksi yang banyak ditawarkan dalam bazar. Harga yang murah diharapkan tidak terlalu membebani masyarakat, khususnya orang tua siswa.

Baca Juga: Ada Bakteri Dalam Menu MBG, Hasil Uji Laboratorium Sampel Keracunan di SMPN 3 Candimulyo

"Kalau harganya terjangkau kan mau beli. Kalau cuma Rp 6.000 atau berapa kan kayaknya buat orang tua siswa itu juga enggak terlalu berat," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (18/8).

Kerja sama tersebut tidak berhenti pada penjualan buku. Paguyuban Penerbit Jogja juga memberikan sumbangan koleksi untuk menambah bahan bacaan di Perpustakaan Umum Bantul. "Iya, untuk nambah-nambah koleksi perpustakaan," jelas Agus. (cr2)

Editor : Sevtia Eka Novarita
bazar buku murah perpustakaan umum kabupaten bantul Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bantul literasi Perpustakaan Umum Bantul