DLH Kabupaten Bantul Ambil Sampel 14 Mata Air untuk Pastikan Kualitas Tetap Terjaga  

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho

BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul melakukan pengambilan sampel mata air di 14 titik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data kualitas mata air sebagai bagian dari upaya pemantauan kondisi sumber daya air di Bantul.

Kepala DLH Kabupaten Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, pemantauan air di 14 titik tersebut tersebar di Kapanewon Sedayu, Dlingo, Bambanglipuro, Imogiri, Pundong, Kasihan, dan Pajangan.

 Baca Juga: Terperosok ke Tebing Saat Cari Rumput di Bukit Klangon, Warga Glagaharjo Meninggal Dunia 

"Pemantauan mata air menindaklanjuti surat permintaan data dari KLH," katanya Minggu (9/8).

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan uji laboratorium untuk mengecek hasil dari sampel tersebut. Jika nantinya terdapat sumber air yang tercemar, maka DLH Bantul akan melakukan upaya untuk meminalisir pencemarannya.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap untuk memantau kondisi mata air agar selalu terjaga," tuturnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Sparta Rotterdam vs Feyenoord Eredivisie Minggu 9 Agustus 2026

Hasil pengujian dan analisis sampel nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi kesehatan mata air. Dia berharap adanya pengambilan sampel menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, pengelolaan, serta upaya pelestarian mata air secara berkelanjutan. Sehingga sumber daya air tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bantul.

"Serta mengetahui kondisi mata air agar dapat dilestarikan dan dimanfaatkan sebagai penunjang aktivitas masyarakat," tandasnya. (cin/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
DLH Kabupaten Bantul mata air sampel Air DLH Bantul