Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rencana Penurunan Retribusi Pariwisata di Pansela Barat Bantul Tuai Tanggapan Positif dari Pengelola Wisata

Cintia Yuliani • Minggu, 24 Mei 2026 | 21:15 WIB
TERPUKAU: Pengunjung sedang melihat pameran foto di Pantai Cangkring, Poncosari, Srandakan, Bantul Senin (18/8)
TERPUKAU: Pengunjung sedang melihat pameran foto di Pantai Cangkring, Poncosari, Srandakan, Bantul Senin (18/8)

BANTUL - Rencana penurunan retribusi Pantai Samas hingga Pantai Pandansimo ditanggapi dengan positif bagi pengelola wisata pantai selatan (pansela) barat Bantul ini. "Sangat bersyukur harapannya untuk UMKM maupun penyedia jasa yang ada setidaknya untuk ekonomi jadi meningkat," jelas Wakil Pengelola Wisata Pantai Cangkring Mulyandanu Minggu (24/5).

Pasalnya semenjak tempat pemungutan retribusi (TPR) pansela barat Bantul dipindah di selatan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) jumlah kunjungan wisatawan turun drastis. Mulyandanu mengaku saat TPR masih berada di utara JJLS dalam satu bulan kunjungan bisa mencapai 2.000 hingga 2.600 wisatawan. Namun, saat TPR dipindah ke selatan JJLS kunjungan menurun menjadi 800 sampai 900 wisatawan.

"Untuk tarif Rp 15 ribu beberapa pengunjung mengeluh merasa masih berat ngga sebanding dengan fasilitas yang ada," jelasnya.

Baca Juga: Sang Ayah Lahir di Kebumen, Prabowo Sebut Punya Hubungan Khusus dengan Kota Lawet

Saat wisatawan masuk ke pansela barat Bantul, kata dia, fasilitas masih sangat kurang dibanding Pantai di Gunungkidul. Sehingga, wisatawan menilai retribusi Rp 15 ribu terlalu mahal. "Itu kalau kesan dari wisatawan," katanya.

Terkait dengan prediksi akan kunjungan setelah retribusi diturunkan, wisatawan, kata dia, perlu penyesuaian terhadap perubahan kebijakan ini. "Prediksi saya dua sampai tiga bulan jumlah wisatawan bisa tinggi seperti semula," katanya.

Baca Juga: Wah, 309 Telaga Gunungkidul Mengering saat Kemarau, Tahun Ini Belum Ada Anggaran Revitalisasi

Pasalnya, semenjak TPR dipindah, banyak rombongan wisatawan yang biasanya ke Pantai Cangkring pindah ke Gunungkidul. "Retribusi diganti ada kemungkinan wisatawan itu balik lagi ke Bantul," tuturnya.

Seiring dengan rencana penurunan retribusi untuk menarik kembali minat wisatawan berwisata ke Pantai Cangkring, pihaknya akan menambah fasilitas yang lebih memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

"Contohnya karena wisatawan banyak yang mengeluh musalanya kecil, kami perbesar ini sedang dibangun," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga terus menambah pohon cemara di Pantai Cangkring dan mereboisasi pohon cemara yang sudah terlihat tua. Sebab, daya tarik yang ditonjolkan Pantai Cangkring adalah pohon cemaranya.

"Menambah pohon cemara agar lebih teduh dan menarik wisatawan," turuenya.

Ia berharap, dengan penurunan retribusi pansela barat Bantul kunjungan wisatawan mengalami kenaikan. "Saya juga berharap pengelola dari Pemda untuk mendorong petugas kebersihan," pintanya.

Pengelola wisata Pantai Baru Sukamto mengatakan, juga turut senang atas rencana penurunan retribusi dan mendorong agar segera terealisasikan. "Saya berharap juga ditingkatkan fasilitas penunjang objek wisata," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Saryadi mengatakan, rencanya retribusi ke objek wisata pansela barat Bantul akan diturunkan yang sebelumnya Rp 15 Ribu menjadi Rp 5 ribu. "Targetnya 1 Juli, tapi ya nanti sesuai perkembangan kesiapannya," tuturnya.

Kebijakan penurunan retribusi ini merespon dinamika perkembangan infrastruktur yang terjadi di pansela, khususnya kawasan barat. Setelah adanya JJLS, adanya Jembatan Kabanaran, serta adanya pemindahan TPR ke selatan JJLS. Maka untuk pansela kawasan barat saat ini tidak ada lagi akses penghubung antar-destinasi. "Sehingga tarif terusan itu tidak relevan lagi diberlakukan," katanya. (cin) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pantai Pandansimo #pansela barat bantul #Pantai Samas #Pantai Selatan #retribusi