BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melantik 128 pegawai negeri sipil (PNS) yang telah lulus pelatihan dasar, kesehatan, jasmani, dan rohani selama satu tahun menjadi CPNS di lingkungan Pemkab Bantul.
Sekretaris BKPSDM Bantul Triyanto mengatakan, 128 PNS yang dilantik terdiri dari 110 CPNS angkatan 2025, 18 lainnya berasal dari STAN dan IPDN.
"Masa pra PNS-nya satu tahun, setelah satu tahun diangkat menjadi PNS penuh," katanya saat ditemui saat acara di Pendopo Parasamya Selasa (19/5).
Baca Juga: Ternak Tak Wajib Kantongi SKKH, Masih Bebas Dijual di Dua Pasar Hewan Tradisional Gunungkidul
Pelantikan dan sumpah jabatan ini, kata dia, sebagai komitmen integritas dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, momentum ini ditunjukan untuk meningkatkan kreatifitas dan profesionalisme kebijakan pemerintah sesuai dengan tugas dan fungsi jabatan masing- masing.
"Sehingga mampu mendukung pelayanan publik," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, momentum ini bukan sekadar kegiatan seremonial administratif. Namun merupakan amal besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab.
Baca Juga: Disambut Positif Warga, Kehadiran Batalyon TNI Baru di Buayan Jadi Pemantik Pertumbuhan Ekonomi
PNS yang pada hari ini mengucapkan sumpah dan janji jabatan telah memilih jalan pengabdian sebagai aparatur negara. Oleh karena itu, ia berharap PNS yang dilantik mampu menjaga profesionalisme, etika birokrasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat
"Di tengah dinamika yang terjadi ASN harus hadir sebagai pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan mampu menjawab masyarakat secara cepat dan tepat," pintanya.
Saat ini, lanjutnya tantangan birokrasi semakin kompleks, masyarakat menuntut layanan yang mudah, cepat, dan akuntabel. Dengan alasan tersebut maka ASN Bantul harus terus meningkatkan kapasitas kompetensi dan semangat inovasi dalam bekerja. (cin)