Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembangunan PSEL Tertunda, Pemkab Bantul Optimalisasi TPST dan TPS3R untuk Pengolahan Sampah

Cintia Yuliani • Minggu, 17 Mei 2026 | 19:30 WIB
Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan penanganan sampah tetap berjalan maksimal meski pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tertunda. Oleh karena itu, pemkab akan mengoptimaliasai keberadaan tempat pembuangan sampah terpatu (TPST) dan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) yang sudah ada.

Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja mengatakan, pembangunan PSEL membutuhkan waktu hingga dua tahun. “Artinya di jeda itu kita harus siap mengoptimalkan pengelolaan sampah,” katanya Minggu (17/5).

Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Nottingham Forest Premier League Minggu 17 Mei 2026 Kick Off 18.30 WIB, Setan Meraih Ingin Kemenangan Kandang Terakhir

Pemkab Bantul akan menambah meskin serta kuota pengolahan di TPST Modalan. Selain itu, perubahan sistem pengelolaan juga dilakukan di sejumlah TPS3R. Termasuk di TPS3R Srigading. “Jadi bukan berarti menunggu PSEL, lalu yang lain berhenti. Tidak begitu,” ujarnya.

Pemkab juga mulai menerapkan mekanisme pemilahan sampah yang lebih terukur. Jika sebelumnya hanya berupa imbauan, kini pola pengangkutan organik dan anorganik mulai diatur lebih jelas. Sampah organik diangkut setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat. Sedangkan anorganik pada Rabu dan Minggu.

Baca Juga: Prediksi Genoa vs AC Milan Serie A Minggu 17 Mei 2026 Kick Off 17.00 WIB, Rossoneri Ingin Bangkit

Selain mengandalkan fasilitas pemerintah, Pemkab Bantul juga terus menghidupkan peran TPS3R, swasta, investor hingga komunitas penggiat lingkungan. Sejumlah industri pengolahan sampah berbasis komunitas dan yayasan disebut masih aktif membantu penanganan sampah secara mandiri.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah akan terus dimonitor dan dievaluasi agar persoalan penumpukan tidak kembali terjadi. Pengembangan fasilitas di lokasi-lokasi potensial juga tetap dilakukan sambil menunggu proyek PSEL berjalan.

Baca Juga: Tantang PSM Tanpa Bojan Hodak, Igor Tolic ungkap Kesiapan Persib Bandung: Semua Pemain Paham Apa Yang Harus Dilakukan

“Kita bicara hari ini sampah tetap harus ditangani. Metode pilah terus kami monitoring. Kalau masih ada yang belum optimal nanti dicari strategi lagi,” janjinya. (cin/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) #PSEL #TPST #Bantul #Sampah