BANTUL - Nelayan yang tenggelam saat melaut di Pantai Baru Rabu (13/5) telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan Kamis (14/5) sekitar pukul 11.52. Korban diketahui bernama Riza, 30, asal Prokertan, Srandakan.
Kepala Kantor SAR DIJ Rio Banupanitis mengatakan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 350 meter ke arah barat dari lokasi kejadian.
"Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan untuk dibawa ke fasilitas penanganan lebih lanjut sambil menunggu pihak dari Inafis Polres Bantul," jelasnya Kamis (14/5).
Koordinator Lapangan Istimewa Rescue DIJ Suhardi mengatakan, dalam pencarian pihaknya menerjukan Tim SAR Gabungan sebanyak lebih dari 100 personil. Terdiri dari Basarnas, Pol Airut, TNI AL, Satlimas rescue Istimewa DIJ Satlimas Jogo segoro Satpol PP Bantul, dan juga relawan lainnya.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Lokasi Parkir PT Arami Jaya, Grabag, Purworejo, Ratusan Motor Ludes Terbakar
"Kemarin sampai tadi malam sudah dilakukan penyisiran, baik ke wilayah barat sampai Sungai progo, kemudian ke arah timur," terangnya saat ditemui di Pos SAR Pantai Baru.
Namun sampai tadi malam, korban belum juga diketemukan. Sehingga pencarian dilanjutkan tadi pagi. Melibatkan sejumlah Search and Rescue Unit (SRU), di antaranya penyisiran laut menggunakan jukung dengan radius sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian, penyisiran darat ke arah timur dan barat masing-masing sejauh kurang lebih 500 meter, beach patrol hingga 750 meter, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal.
Saat dilakukan pencarian sejak pagi tadi belasan keluarga korban setia menunggu di dekat lokasi kejadian. Terlihat ibu korban menangis tak bisa menahan kesedihan, sehingga dipeluk oleh pihak keluarga yang berusaha menenangkannya.
Salah satu keluarga korban Sunarno, 40, mengatakan, Riza baru satu bulan menjadi nelayan di Pantai Baru dan baru turun ke laut sebanyak tiga kali.
"Sebelumnya kerja supir Kol mengangkut pasir," katanya.
Baca Juga: Jumlah Penderita Gangguan Jiwa di Kota Jogja Terus Bertambah
Menurut informasi yang ia peroleh, perahu yang ditumpangi Riza awalnya akan mendarat. Namun, pada saat mendarat mesin bermasalah, sehingga dihantam ombak dari belakang yang mengakibatkan perahu terbalik dan tiga orang tenggelam. Dua orang lainnya selamat, sedangkan Riza yang diketahui kurang bisa berenang tidak selamat.
"Korban menggunakan pelampung tapi agak rusak jadi pas jatuh pelampungnya lepas korban tenggelam," pungkasnya. (cin)
Editor : Bahana.