Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nelayan Hilang Insiden Perahu Terbalik di Kawasan Pantai Baru Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 14 Mei 2026 | 13:25 WIB
DITEMUKAN: Proses evakuasi nelayan tenggelam di kawasan Pantai Baru Kabupaten Bantul, Kamis (14/5/2026). (Humas Basarnas DIY)
DITEMUKAN: Proses evakuasi nelayan tenggelam di kawasan Pantai Baru Kabupaten Bantul, Kamis (14/5/2026). (Humas Basarnas DIY)

 

BANTUL - Nelayan yang hilang tenggelam insiden perahu terbalik di kawasan Pantai Baru, Ngentak, Kalurahan Pocosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul pada Rabu (13/5/2026) akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dari keterangan Basarnas DIY, korban bernama Riza (30) warga Prokertan, Srandakan, Bantul.

Baca Juga: Bayang-Bayang Bui 18 Tahun Plus 9 Tahun, Mengurai "Dosa" Digitalisasi Pendidikan, Pengadaan Laptop Chromebook dan CDM Nadiem Makarim

Riza dilaporkan hilang pada Rabu siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut keterangan korban selamat, kapal nelayan yang mereka gunakan terhantam ombak hingga terbalik di perairan Pantai Baru.

Dua orang berhasil diselamatkan, sementara Riza dilaporkan hilang dan langsung dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

"Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara maksimal sejak laporan diterima. Penyisiran dilakukan melalui jalur laut menggunakan perahu jukung, patroli darat di sepanjang bibir pantai, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal,” ujar Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis.

Baca Juga: Prediksi Skor Girona vs Real Sociedad La Liga Jumat 15 Mei 2026, Blanquivermells Ingin Keluar dari Zona Degradasi

Pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 11.52 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada jarak sekitar 350 meter ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Korban selanjutnya dievakuasi, dibawa ke fasilitas penanganan lebih lanjut sambil menunggu pihak dari Inafis Polres Bantul.

"Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tambah Rio.

Operasi SAR hari kedua (H2) melibatkan sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) sekitar 50 personel.

Pencarian dengan penyisiran laut menggunakan jukung radius sekitar 1 kilometer dari LKP.

Baca Juga: Puji Jose Mourinho, Presiden Florentino Perez Janjikan Perekrutan Pemain Baru

Kemudian penyisiran darat ke arah timur dan barat masing-masing sejauh kurang lebih 500 meter, beach patrol hingga 750 meter, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal.

Unsur gabungan yang terlibat dalam operasi SAR ini terdiri dari Tim SAR Gabungan dari berbagai instansi dan Potensi SAR di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selama pelaksanaan operasi SAR, cuaca mendukung. "Cuaca cerah, sehingga mendukung proses pencarian korban," lanjutnya. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#evakuasi korban #perahu terbalik #operasi SAR #Pantai Baru #nelayan hilang