BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Idul Adha. Idealnya, stok kambing dan domba untuk mencukupi kebutuhan kurban mencapai 15 ribu hingga 16 ribu ekor.
"Jadi aman posisi kita Kabupaten Bantul kondisi stok hewan kurban mencukupi," beber Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta usai melakukan pengecekan di Peternakan Kambing Pak Ar Farm Sriharjo, Imogiri Rabu (6/5).
Baca Juga: Bulan Kelima, PAD Pariwisata Gunungkidul Tembus 63 Persen Target Tahunan
Selain pemantauan stoknya, pihaknya juga memantau harga jual dan memastikan kesehatan hewan kurban di Bantul terhindar dari penyakit. "Kesehatan hewan di Bantul siap menghadapi Hari Raya Idul Adha," katanya.
Dia pun memastikan, 150 ekor domba di Peternakan Pak Ar Farm dalam kondisi sehat. "Karena memang peternak dalam hal ini selalu koordinasi dengan Puskeswan Bantul," jelasnya.
Sementara itu, pemilik Peternakan Domba Pak Ar Farm Arbangi, 61, mengatakan, domba yang dijual dibanderol Rp 1,5 juta sampai Rp 8,5 juta. "Itu harga sudah sampai ke pengiriman dan pembelian," katanya.
Menjelang Idul Adha ini, harga jual dombanya telah meningkat yang sebelumnya Rp 1,3 juta menjadi Rp 1,5 juta. Sebab, saat Idul Adha hewan kurban harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Di antaranya kesehatan hewan kurban dan jika domba yang telah dibeli ternyata sakit, mati, pincang, serta tanduknya patah ia berani menggantinya.
Saat ini permintaan hewan kurban di peternakannya melebihi stok yang ada yakni mencapai 250 ekor. Maka dari itu ia bekerja sama dengan mitra peternakan domba lainnya. "Hari-hari ini sudah mulai naik, dan puncak-puncaknya H-2 minggu Idul Adha," sebutnya. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita