BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul melalui UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor telah melakukan ramp check kendaraan bus pariwisata dari 10 sekolah. Seluruhnya tercatat sejak awal Januari untuk keperluan outing class.
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Bantul Gatot Sunarto mengatakan, dari sekolah tersebut, total bus yang diperiksa mencapai 50 unit. “Biasanya kalau SMP sekitar dua bus, kalau SMA ada yang tujuh bus ada yang delapan bus,” jelasnya saat dikonfirmasi Senin (6/4).
Menurutnya, ramp check penting karena untuk memastikan keamanan kendaraan. Jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, klaim asuransi juga lebih mudah dilakukan. Sebab, ramp check menjadi salah satu persyaratannya.
"Karena salah satu persyaratan asuransi tidak lepas dari persoalan administrasi,” katanya.
Jika ditemukan adanya kerusakan kendaraan saat dilakukan ramp check, maka pemilik bus bisa langsung memperbaikinya dan bisa menghindari kecelakaan akibat kesalahan teknis.
Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Segera Terapkan WFH, Pergerakan Pegawai Diawasi Kerat lewat Sistem Aplikasi
Saat melakukan ramp check, terdapat beberapa pengecekan oleh UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor. Di antaranya lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, dan kompresor pembersihan udara. Selain itu, surat-surat seperti masa berlaku uji, izin pariwisata, SIM supir, dan STNK turut dicek.
Ia berharap, dengan adanya ramp check bus ini bisa meminimalisir risiko kecelakaan di jalan. Sehingga dapat meningkatkan keselamatan bagi pengguna kendaraan. “Kami tidak menginginkan adanya kecelakaan armada anak-anak sekolah di jalan akibat dari kelalain secara teknis,” pungkasnya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita